Amburadul, Komisi C DPRD Jombang Rekom Proyek Puskesmas Mojowarno Diaudit

  • Whatsapp
Komisi C DPRD Jombang saat melakukan sidak di Puskesmas Mojowarno.

JOMBANG, TelisikPos.com – Selain molor dari masa akhir kontrak, Komisi C DPRD Jombang menilai pembangunan Puskesmas Mojowarno tidak sesuai spesifikasi teknis (Spektek). Penilaian ini berdasarkan hasil inspeksi mendadak (Sidak) komisi yang membidangi pembangunan, pada Senin (23/12/2019) lalu.

Sebab itu, Komisi C merekomendasi, salah satunya berisi agar Inspektorat Jombang melakukan audit termasuk uji laboratorium bangunan senilai Rp 2,9 miliar yang dikerjakan PT Ardi Tekindo Perkasa, Surabaya itu.

Bacaan Lainnya

Anggota Komisi C, Lutfi Kurniawan mengatakan, adanya rekomendasi komisi C tersebut, setelah komisi ini menggelar hearing dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang, Jumat (27/12/2019) kemarin.

“Hearing tersebut untuk mengklarifikasi terkait temuan saat sidak komisi C. Selain tidak tepat waktu, pekerjaan rehab berat Puskesmas Mojowarno terkesan dikerjakan asal-asalan dan amburadul. Banyak yang kami nilai tidak sesuai spek dan RAB,” papar anggota komisi C yang biasa disapa Lutfi ini, Sabtu (28/12).

Menurutnya, rekomendasi untuk dilakukan audit dan uji laboratorium itu, untuk mengetahui secara pasti apakah pekerjaan tersebut sesuai spek atau tidak. “Kalau tidak sesuai spek, kan perlu ditindaklanjuti,” sambungnya.

Politisi asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini juga menjelaskan, masa akhir kontrak pembangunan puskesmas Mojowarno berakhir pada tanggal 23 Desember 2019. “Namun saat kita sidak hari itu, pekerjaan masih berjalan. Dan kita juga meminta agar putus kontrak,” katanya.

Sekedar informasi, proyek Rehabilitasi Berat Puskesmas Mojowarno ini dianggarkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang, senilai Rp 2,9 Miliar dari DBHCHT (Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau).

Proyek ini dikerjakan PT Ardi Tekindo Perkasa, Surabaya, mulai tanggal 26 Juli dengan waktu pelaksanaan selama 150 hari, atau berakhir pada 23 Desember 2019, dan konsultan pengawasnya adalah CV Anrifah Engineering. (rud/fan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *