Anggota Komisi IX DPR RI dan BKKBN Komitmen Turunkan Angka Stunting di Jatim

  • Whatsapp
Yahya Zaini, Anggota Komisi IX DPR RI saat memberi sambutan dalam sosialisasi Penguatan Pendataan Keluarga dan kelompok sasaran Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana) bersama BKKBN Provinsi Jawa Timur di Ponpes Darul Hikam Desa Jambi, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, Minggu (15/8/2021).

NGANJUK, TelisikPos.com – BKKBN Jawa Timur bersama anggota Komisi IX DPR RI menggelar Sosialisasi Penguatan Pendataan dan Kelompok Sasaran Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana) di Pondok Pesantren Darul Hikam Desa Jambi, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, Minggu (15/8/2021).

Turut hadir dalam acara tersebut yakni Anggota DPR RI Komisi IX Yahya Zaini, perwakilan Ponpes Darul Hikam Gus Mohamad Bashori, Kepala BKKBN Pusat diwakili Ahli Utama Abidinsyah Siregar, Kepala Perwikilan BKKBN Jawa Timur Sukaryo Teguh Santoso, serta Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk Widyasti Sidhartini, M.Si.

Dalam sambutannya, Yahya Zaini menyampaikan bentuk dukungannya kepada BKKBN dalam mencegah dan menurunkan angka stunting di Jawa Timur, khususnya Kabupaten Nganjuk.

“Masalah stunting di negara kita mencapai 27 persen dari total kelahiran. Maka perlu komitmen bersama agar ini dapat terselesaikan,” tegas anggota DPR dari fraksi Golkar ini.

Yahya Zaini juga berpesan kepada para peserta sosiasi agar dapat membantu memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai persoalan stunting ini.

Disampaikannya, stunting adalah kondisi yang ditandai ketika panjang atau tinggi badan anak kurang jika dibandingkan dengan umurnya.

“Wajib hukumnya untuk menyampaikan informasi dari sosialisasi ini kepada kanan kiri tetangga dan masyarakat,” pesan Yahya Zaini.

Dalam kesempatan yang sama, Abidinsyah Siregar juga berpesan kepada para peserta agar memahami betul masalah stunting beserta cara pecegahan dan dampak yang diakibatkan.

Pihaknya mengurai, untuk mencegah terjadinya stunting perlu diperhatikan gizi makanan untuk ibu dan calon bayinya serta menjaga dan mengatur waktu kelahiran anak.

Sedangkan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Nganjuk, Widyasti Sidhartini menyampaikan, bahwa Kabupaten Nganjuk telah melakukan pendataan penduduk sebagai upaya pengendalian penduduk.

“Kami bekerja keras agar kita bisa segera keluar dari persoalan stunting,” katanya mempertegas dari seluruh pesan dan harapan yang disampaikan.

Rangkaian acara ini ditutup dengan pemberian door prize dan sembako kepada para peserta yang hadir. (fu/ans)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *