Asyura, Dokter di Jombang Santunan Anak Yatim Piatu dan Lansia

  • Whatsapp
dr Rhokimah Riza (Ning Iim) istri Sholahul Aam Notobuwono (Gus Aam) saat menyantuni anak yatim dan piatu, di masjid MAN Tambakberas, Kecamatan/ Kabupaten Jombang, Jumat (20/8/2021).

JOMBANG, TelisikPos.com – Sebanyak 150 anak yatim dan piatu juga lanjut usia (lansia), tampak sumringah begitu menerima bingkisan serta uang tunai dari dr Rhokimah Riza, warga Desa Tambakberas, Kecamatan/ Kabupaten Jombang, Jumat (20/8/2021).

Selain memperingati hari Asyura atau 10 Muharram 1443 Hijriyah, kegiatan santunan yang digelar di masjid MAN Tambakberas ini bertepatan dengan ulang tahun istri Sholahul Aam Notobuwono atau Gus Aam ini.

“Ini hanya kegiatan santunan anak yatim dan piatu, juga ibu janda serta lansia dalam rangka memperingati Asyura. Dan kebetulan, bertepatan dengan ulang tahun saya,” kata Ning Iim, begitu pemilik klinik kecantikan deIME ini akrab disapa.

dr Rhokimah Riza menuturkan, ada penambahan jumlah penerima manfaat yang diundang dalam kegiatan santunan ini. Terutama anak-anak yang ditinggal orang tuanya karena terpapar Covid-19.

Untuk bingkisannya, lanjut Ning Iim, berupa makanan siap santap dan snack atau manakan ringan. Dokter Iim mengatakan, pada ‘Jumat Berkah’ ini pihaknya ingin berbagi makanan sehat dan bergizi kepada sesama.

“Sebenarnya, bagaimana pun kondisi kita, mampu atau belum mampu secara ekonomi, tetap bisa berbagi kepada sesama. Dengan menyisihkan rezeki yang kita dapatkan. Itulah yang diajarkan agama kepada kita,” ujarnya.

Ibu dari satu putra dan dua putri ini juga mengatakan, kegiatan yang dihelatnya itu menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 secara ketat. Mengingat, masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih berlangsung hingga 23 Agustus 2021 mendatang.

Ning Iim juga mengaku kepingin, kegiatan sosial tersebut dilakukan secara berkala seperti sebelum virus Corona mewabah, Hanya saja, ia berpikir ulang lantaran Covid-19 yang tak kunjung usai, ditambah masa PPKM level 3 masih berlangsung di Jombang.

“Biasanya, mereka langsung kami undang di rumah. Tapi karena kondisinya begini, kami pun berpikir ulang. Akhirnya, ya kami undang mereka dengan teknis yang matang. Kasihan nanti kalau terjadi apa-apa,” sambungnya.

Ning Iim juga berharap, pandemi Covid-19 ini segera sirna di muka bumi ini. Agar masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti sediakala.

“InsyaAllah, doa-doa dari anak yatim dan piatu ini, semua ikhtiar kita diridloi Allah SWT. Termasuk Covid-19 bisa segera sirna,” harapnya memungkasi. (ans/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *