Bayi Mungil Laki-laki Masih Hidup Ditemukan Warga Magetan di Kebun Pisang

  • Whatsapp
Bayi laki-laki yang ditemukan di kebun pisang, Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan/Kabupaten Magetan. (Foto: Istimewa)

MAGETAN, TelisikPos.com – Warga jalan Bali, Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan/Kabupaten Magetan, Jawa TImur, digemparkan dengan penemuan bayi masih hidup, Minggu (1/12/2019) sekitar pukul 05.30 WIB.

Bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan Hartini (51), warga setempat di area kebun pisang tepatnya sebelah utara pemakaman umum. Saat itu, Hartini sedang mencari daun pisang untuk keperluan memasak.

Bayi malang tersebut, ditemukan warga dalam kondisi terbungkus jaket wol, diselimuti kain jarik batik, serta masih banyak bercak darah segar. Diduga, bayi tersebut baru saja dilahirkan.

“Dari laporan warga yang ditindaklanjuti ke lokasi ditemukannya bayi, lalu kita melakukan penyelidikan,” jelas AKP Sukatni, Kasat Reskrim Polres Magetan, Minggu (1/12)

Sementara kondisi bayi, sudah membiru karena kedinginan. Selanjutnya, bayi malang tersebut dilarikan ke RSUD dr Sayidiman Magetan, untuk mendapatkan perawatan.

Gerak cepat polisi, kemudian membuahkan hasil. Sekitar dua jam setelah penemuan bayi itu, polisi berhasil mengamankan seorang wanita bernisial DL, diduga ibu yang tega membuang bayinya.

“Wanita yang kita amankan ini diduga ibu kandungnya. Dia diamankan dua jam pascapenemuan bayi,” paparnya.

Sementara Kapolres Magetan, AKBP Muhammad Riffai mengatakan, wanita yang sehari-harinya tinggal di kos ini, hingga pukul 11.55 WIB, masih menjalani pemeriksaan di unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Magetan.

Wanita itu bekerja sebagai karyawan kafe dan tinggal kos di gang Sentono, Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan/Kabupaten Magetan, atau tak jauh dari lokasi penemuan bayi mungil tersebut.

“Yang bersangkutan masih dilakukan pemeriksaan kondisinya. Dia karyawan swasta yang tinggal di kos. Kami masih lakukan pemeriksaan apa motif pelaku membuang bayi itu,” kata Riffai. (fan/tik)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *