Begal Bawa Celurit, Rampas Motor di Driyorejo Gresik

  • Whatsapp
Pelaku begal asal Desa Sadang, Taman, Sidoarjo, saat diamankan di Mapolsek Driyorejo, Gresik.

GRESIK, TelisikPos.com – Aksi begal dengan membawa senjata tajam (sajam) di kawasan Driyorejo, Kabupaten Gresik, akhirnya terungkap. Pelaku diketahui bernama Moch Samsul Arifin (32), warga Dusun Balong Biru, Desa Sadang, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo.

Pria sehari-hari berprofesi sebagai kuli bangunan ini ditangkap tim Buser Polsek Driyorejo, pada Minggu (28/6/2020) pukul 03.15 WIB di tempat persembunyiannya di Desa setempat.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Driyorejo, Kompol Wavek mengatakan, pelaku diringkus setelah petugas melakukan penyelidikan intensif berdasarkan laporan Achmad Yusuf Efendi (27) korban begal, warga Tlogotanjung Desa Bangkingan, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya.

“Kejadiannya pada Sabtu 27 Juni 2020 sekitar pukul 23.30 WIB, saat korban pulang kerja,” kata Kompol Wavek, Senin (29/6/2020).

Malam itu, lanjut Wavek, korban melintas di Jalan Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo. Dalam perjalanan mengendarai sepeda motor Honda Beat putih Nopol L-5509-YM itu, korban tiba-tiba dihadang orang tak dikenal dengan membawa sajam berupa celurit.

“Sepeda motor korban diminta paksa oleh pelaku, dan mengancam korban dengan celurit yang dibawa pelaku,” sambung Wavek.

Karena merasa nyawanya terancam, korban pun kabur begitu saja dan meninggalkan sepeda motornya. Dengan mudah, motor korban berpindah tangan lalu dibawa kabur pelaku.

Meski korban sempat teriak hingga warga sekitar berdatangan, pelaku tetap tak terkejar. Hingga kemudian, korban melapor kejadian yang menimpanya itu ke Polsek Driyorejo.

Tak butuh waktu lama, tim Buser Polsek setempat berhasil mengendus dan mengantongi identitas pelaku. Hingga kemudian, polisi mendapatkan informasi keberadaan pelaku. Tak buang-buang waktu, polisi langsung meluncur ke lokasi persembunyian pelaku dan meringkusnya.

Selain pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa, 1 unit sepeda motor Beat putih hasil perampasan pelaku, sebilah celurit, dan seutas tali.

“Saat ini, pelaku dan barang bukti sudah ktia amankan di Polsek Driyorejo untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku terancam dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun kurungan penjara,” pungkas Kompol Wavek. (an/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *