Berawal Kenalan di Medsos, Remaja di Malang Setubuhi Pelajar SMA di Vila

  • Whatsapp
Tersangka dan barang bukti, saat dirilis di Polres Kota Batu.

BATU, TelisikPos.com – Seorang remaja berinisial YR (18), asal Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, diringkus Kepolisian Resort (Polres) Kota Batu.

Bukan tanpa sebab, dia ditangkap karena menyetubuhi anak di bawah umur beninisial KI (16), yang juga berasal dari daerah yang sama.

Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama mengatakan, korban yang masih pelajar ini berkenalan dengan pelaku melalui media sosial (medsos) Facebook, sekitar bulan September 2019.

Kemudian, keduanya saling bertukar nomor handphone dan chattingan melalui aplikasi WhatsApp (WA).

Kemudian, YR mengajak ketemuan korban KI pada Rabu (23/11/2019) sekitar pukul 17.00 WIB. Oleh YR, korban dijemput di rumahnya di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Korban dan pelaku sempat makan ayam geprek di sebuah warung di Kota Malang. Bukannya dipulangkan, korban malah diajak menginap di salah satu vila di Kota Batu.

“Sesampainya di salah satu vila di Songgoriti, YR mengajak korban masuk ke dalam kamar, kemudian mengunci pintu. Selanjutnya, YR merayu dan mengajak korban KI untuk berhubungan badan layaknya suami istri sebanyak dua kali dalam semalam,” kata Harviadhi, saat pers rilis, Senin (11/11) siang.

Keesokan harinya, lanjut Kapolres, YR mengantar korban pulang ke rumah kakeknya yang berada di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

“Korban bercerita kepada orang tuanya tanggal 24 Oktober 2019. Kemudian orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Batu pada tanggal 29 Oktober 2019,” lanjutnya.

Dari laporan itu, anggota Satreskrim Polres Batu melakukan penyelidikan hingga YR berhasil diringkus di rumah kakaknya yang berlokasi di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

“Dia (pelaku) tetangga desa (korban). Korban sudah disetubuhi. Saat itu, kami sudah menangkap pelaku dan melakukan interogasi. Selanjutnya, pelaku diamankan ke Polres Batu untuk proses lebih lanjut,” pungkasnya.

Sementara untuk barang bukti yang diamankan dari korban, berupa 1 buah kaos warna merah dengan motif garis-garis, celana jeans warna biru, 1 buah celana dalam wanita warna cream, 1 buah bra warna putih.

Dari pelaku, diamankan 1 buah jaket warna abu-abu, 1 unit sepeda motor Suzuki Satria FU 150cc warna hitam Nopol N 3520 IS, beserta kunci motor dan handphone tersangka.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 81 ayat (1), (2) junto pasal 82 ayat (1) junto pasal 76E Perpu RI nomor 1 tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara. (bon/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *