Bertambah 11 Tersebar di 9 Kecamatan, Positif Corona di Jombang Total 114 Kasus

  • Whatsapp
Grafik jumlah kumulatif positif Corona di Kabupaten Jombang, update Kamis (11/6/2020).

JOMBANG, TelisikPos.com – Tren peningkatan jumlah terkonfirmasi positif Corona di Kabupaten Jombang, masih terus terjadi. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang per Kamis (11/6/2020) pukul 14.00 WIB menyebut, ada tambahan 11 kasus positif Covid-19 menjadi 114 kasus, dari jumlah sehari sebelumnya sebanyak 103 kasus.

“Benar, jumlah kumulatif terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 114 orang per Kamis (11/6/2020). Artinya, untuk hari ini ada penambahan 11 pasien terkonfirmasi positif,” ungkap Budi Winarno, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jombang.

Bacaan Lainnya

Penambahan 11 kasus positif Corona tersebut, lanjutnya, di antaranya 2 orang masing-masing berasal dari Kecamatan Sumobito dan Kecamatan Peterongan. Dengan begitu, jumlah positif Corona di Kecamatan Sumobito menjadi 22 kasus, dan 20 kasus di Kecamatan Peterongan.

Lalu tambahan masing-masing 1 orang terjadi di 7 Kecamatan, yakni Kecamatan Diwek yang menjadi 9 kasus, Kecamatan Kesamben menjadi 5 kasus, Kecamatan Perak juga menjadi 5 kasus, Kecamatan Ploso berjumlah 4 kasus, serta Kecamatan Gudo berjumlah 3 kasus, Kecamatan Kabuh menjadi 3 kasus, dan Kecamatan Mojowarno menjadi 2 kasus,

Sementara dari 114 pasien positif Corona, 3 orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia. Yang semula berstatus PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan hasil tes menyatakan positif. Tambahan 3 ini, secara kumulatif pasien meninggal berjumlah 9 orang atau 7,9 persen.

“Ada 3 orang yang sebelumnya berstatus PDP dan pada Kamis (11/6/2020) dilaporkan meninggal dunia. Ketiganya berasal dari Kecamatan Sumobito, Kecamatan Kesamben, dan kecamatan Kabuh, masing-masing 1 orang,” pungkas Budi Winarno.

Adapun pasien sembuh, masih sama seperti hari sebelumnya yakni total 15 orang, atau 13,2 persen.

Adapun pasien positif Corona yang menjalani perawatan berjumlah 90 orang. Dari jumlah itu, 55 orang di antaranya dirawat di RSUD Jombang, RSUD Ploso 18 orang, RSK Mojowarno 8 orang, dan 7 orang menjalani isolasi mandiri.

Dua orang sisanya, lanjut Budi Winarno, masing-masing dirawat di RS Royal Surabaya dan RSUD Wahidin SH Mojokerto.

Untuk zona putih masih digambarkan pada Kecamatan Kudu, dan zona hijau digambarkan di Kecamatan Bareng. Menurut Budi Winarno, zona putih pada peta sebaran tersebut berarti zero ODP, PDP maupun positif Corona. Sedangkan zona hijau hanya ada ODP. (an/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *