Cekcok Soal Hutang Lama, Keponakan di Nganjuk Bacok Paman Hingga Tewas

  • Whatsapp
Polisi saat melakukan olah TKP.

NGANJUK, TelisikPos.com – Warga Desa Musirlor, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk gempar. Ini setelah Supar (48) warga Dusun Ngrayung, Desa setempat, nekad membacok pamannya sendiri, Damin (51) hingga tewas. Leher Darmin dibabat dengan parang hingga nyaris putus.

Pemicu peristiwa berdarah itu, karena masalah hutang lama. Usai menghabisi korban, pelaku kemudian menyerahkan diri ke Polsek Rejoso, Polres Nganjuk.

Bacaan Lainnya

“Pelaku membacok korban sebanyak empat kali menggunakan parang, dan korban meninggal di lokasi kejadian karena luka parah di bagian leher,” kata AKP Burhanudin, Kapolsek Rejoso, Sabtu (17/8/2019).

Kapolsek mengatakan, berdasarkan keterangan Dasitun, istri korban, peristiwa tersebut bermula, korban hendak membuat sumur WC atau septic tank di belakang rumah tanah pelaku. Karena pelaku keberatan, dia menyarankan korban untuk ijin perangkat desa lebih dulu, tapi tidak diindahkan. Cekcok mulut pun terjadi antara pelaku dengan korban.

Korban nekad menggali septic tank di belakang rumah pelaku, karena pelaku mempunyai hutang lama sebesar Rp 23.000.000 dengan jaminan sertifikat tanah milik pelaku.

Saat hendak dikembalikan, korban meminta uang Rp 200.000.000 sampai dengan Rp 300.000.000. Sehingga, korban ngotot ingin menguasai tanah milik pelaku untuk digunakan Sumur Septictank.

“Jadi pelaku ini memiliki hutang kepada korban sebesar Rp 23 juta. Korban menagih dengan meminta Rp 200 juta ke pelaku. Korban meminta pelaku agar dibayar dengan tanah korban untuk tempat membuat WC,” paparnya.

Dari cekcok tersebut, kemudian terjadi pembacokan. Pada saat kejadian, korban membawa ganco dan pelaku membawa parang. Korban dibacok oleh pelaku sebanyak 4 kali. Pertama, tidak kena. Kedua dan tiga mengenai leher dan keempat mengenai kaki kanan.

“Setelah itu, pelaku datang ke rumah Kamituwo (Kasun) setempat dan minta diantar ke Polsek Rejoso untuk menyerahkan diri,” ujar Kapolsek.

Selain pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti 1 Ganco, 1 buah palu, serta 1 buah parang yang digunakan untuk membunuh korban. “Kasus ini masih dalam pemeriksaan dan pendalaman,” pungkas AKP Burhanudin. (met/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *