Desakan Wakil Wali Kota Probolinggo Segera Diisi, Makin Menguat

  • Whatsapp
Suasana apat lanjutan sejumlah elemen masyarakat di Leau Mount Café Jalan Mastrip, pada Jumat (25/6/2021) petang.

PROBOLINGGO, TelisikPos.com – Desakan sejumlah LSM untuk segera mengisi kekosongan Wakil Wali (Wawali) Kota Probolinggo, kian meninggi temperaturnya. Setelah Senin kemarin bertemu di Leau Mount Café Jalan Mastrip, mereka pun kembali menggelar rapat lanjutan di kafe yang sama, pada Jumat (25/6/2021) petang.

Hasilnya, mereka tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Kota disingkat Almapeta. Anggotanya, sejumlah LSM dan Ormas di antaranya, LPK-RI, APERSI, KPK GARUDA, WAMOR, FOKUS PELAYANAN PUBLIK, LBH, BKPK RI, MERAH PUTIH dan P2PR. Sebagai koordinatornya disepakati, SW Djando.

Sebagai langkah awal, Almapeta akan bersurat ke DPRD setempat yang rencananya akan disampaikan langsung ke pimpinan. Surat yang akan diantar pada Senin (28/6/2021) mendatang berisi permintaan hearing atau RDP (Rapat Dengar Pendapat).

“Mempertanyakan kekosongan kursi wakil wali kota. Kan sudah lama,” kata Djando usai pertemuan.

Diharapkan, dalam RDP tersebut pimpinan DPRD menghadirkan Wali Kota Hadi Zainal Abidin. Berikut, partai pengusung dan pendukung yakni PKB, Partai Demokrat dan PKS. Tujuannya, agar masyarakat nantinya mengetahui alasan, mengapa hingga 6 bulan lebih kursi wakil wali kota dibiarkan kosong.

“Harapan kami, semuanya hadir di RDP. Baik Wali Kota, partai pengusng dan pendukung. Sampaikan saja nanti, biar semuanya jela, sehingga kami dan masyarakat tidak bertanya-tanya,” harap Djando, diamini yang lain.

Ditanya mengapa perjuangan awal yang dipilih pergantian Wakil Wali Kota ? Djando menjawab, sesuai nama dan garis perjuangan Almapeta yang dibentuknya, yakni peduli terhadap kota. Ditambahkan, perjuangan Almapeta tidak terbatas hanya mendorong kekosongan jabatan wakil walikota. Tetapi seluruh permasalahan yang ada di kota.

Seperti, isu-isu yang berkaitan dengan kepentingan public atau masyarakat dan ketidakadilan. Di sanalah Almapeta akan hadir dalam rangka pendampingan hukum, sosial ataupun yang lainnya.

“Perjuanghan kami tidak hanya berhenti di keosongan Wakil Wali Kota. “Almapeta tetap ada. Kita kepingin perkembangan dan kemajuan kita, sesuai koridor hukum dan aturan,” pungkasnya. (mo/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *