Diduga Tak Kantongi IMB, Pembangunan Perumahan di Denayar Jombang Tetap Berlangsung

  • Whatsapp
Lokasi perumahan di perbatasan Denanyar – Banjardowo, yang diduga belum mengantongi IMB.

JOMBANG, TelisikPos.com – Diduga belum mengantongi izin mendirikan bangunan, aktivitas pembangunan perumahan di Desa Denanyar, Kecamatan/ Kabupaten Jombang, tetap berlangsung. Bahkan, puluhan bangunan calon rumah dalam proses pengerjaan.

Dugaan tersebut, diungkap sumber TelisikPos.com yang menolak namanya dicantumkan. Menurutnya, dugaan belum adanya izin namun pembangunan sudah berlangsung tersebut menguat, lantaran proses perizinan untuk perumahan, cukup panjang. Sementara proses hingga lahan yang sebelumnya merupakan sawah tersebut diuruk dan dibangun, cukup pendek.

Bacaan Lainnya

Dia menyebut, setidaknya ada 8 tahapan pengurusan perizinan yang harus dilalui pihak pengembang, sebelum lahan tersebut dipasarkan dan dibangun.

“Kami menduga kuat, pembangunan perumahan tersebut belum ada IMB-nya. Untuk mengantongi IMB, sebelumnya harus melalui tahapan perizinan cukup panjang. Dan lagi, di sana sudah terpasang reklame promosi berukuran besar,” ungkapnya yang mengatakan dirinya merupakan warga setempat, Selasa (8/9/2020).

Dia merinci, delapan tahapan perizinan tersebut, di antaranya izin pemanfaatan lahan/ruang (IPR) izin prinsip, pertek (pertimbangan teknis) BPN, KRK (keterangan rencana kabupaten), lingkungan hidup, siteplan, peil banjir, Rekom IMB, dan IMB (izin mendirikan bangunan).

Pantauan di lokasi, perumahan ini berlokasi di pinggir jalan raya jurusan Denanyar – Banjardowo, Kecamatan/ Kabupaten Jombang. Di sisi barat perumahan, tertancap papan reklame bertulis Rumah Bersubsidi Griya Idaman Asri 2. Lengkap dengan besaran DP dan angsuran untuk mendapatkan rumah di sana.

Rata-rata, proses pembangunan di lokasi tersebut sudah pengerjaan pasangan batu bata setinggi 3 hingga 4 meter. Namun, belum pada pengerjaan atap. Baik di lokasi bagian depan maupun bagian perumahan.

Sumber juga menyayangkan, Pemkab Jombang atau pihak terkait dalam hal ini Satpol PP tidak melakukan tindakan apapun. “Kalau memang ditindak tegas oleh pihak terkait, kan tentunya proses pembangunan perumahan tersebut akan berhenti, sampai izin sudah lengkap dimiliki pengembang,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jombang, Ilham Hero Koentjoro saat dikonfirmasi mengatakan, akan mengeceknya terkait perizinan perumahan tersebut apakah sudah masuk atau belum. “Nanti kita cek ya,” singkatnya.

Pihaknya juga menyarankan agar langsung mengkonfirmasi pihak Satpol PP. “Monggo, bisa konfirmasi ke Satpol PP, atau kepala bidangnya,” sambung Ilham Hero. (sl/an)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *