Diringkus di Sidoarjo, Kurir Sabu dan Pil Ekstasi asal Mojokerto Didor Polisi

  • Whatsapp
Tersangka dan barang bukti diamankan di Polrestabes Surabaya.

SURABAYA, TelisikPos.com – Dwi Agus (23) warga Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, harus merasakan sakit pada kaki kanannya akibat timah panas yang disarangkan polisi. Ini setelah Agus berusaha melawan saat diringkus.

Agus yang diidentifikasi sebagai seorang kurir narkoba jaringan Lapas Madiun, diringkus petugas Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, di tempat kosnya Jalan Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo.

Dari penangkapan tersangka, petugas mengamankan 7 poket sabu-sabu seberat sekitar 610 gram dan 329 butir pil ekstasi berbentuk katak dan kotak yang disimpan dalam dua bungkus plastik.

“Kita sita barang bukti kurang lebih 610 gram yang sudah dibagi menjadi 7 poket,” ungkap Kompol Memo Ardian, Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya, Senin (23/12/2019).

Dalam penggeledahan kamar kos tersangka, selain sabu-sabu, polisi juga menemukan 329 pil ekstasi. “Kita juga temukan 329 butir pil ekstasi yang disimpannya di dalam sofa warna ungu dalam kamar kosnya,” sambungnya.

Hasil pemeriksaan terhadap tersangka, tersangka Agus baru mendapatkan barang-barang terlarang tersebut pada 9 Desember 2019 menggunakan sistem ranjau.

“Jadi ratusan gram sabu-sabu dan pil ekstasi ini ditaruh di sekitar SPBU Sawahan Surabaya dengan bungkus plastik hitam. Lalu, Agus mengambilnya,” papar Ardian.

Dikatakannya, Agus mengaku dua kali menerima sabu-sabu yang dikirim seseorang berinisial F dari Lapas Madiun, dengan iming-iming imbalan Rp 1 hingga 2 juta per 100 gram sabu-sabu jika berhasil diantarnya.

“Setelah barang itu saya ambil, saya menunggu perintah. Kemudian baru diminta mengirim sabu-sabu tersebut ke seseorang atau ke wilayah tertentu. Upah pengiriman untuk kebutuhan keluarga dan mengangsur kredit motor,” ucap Agus.

Akibat perbuatannya, Agus dijebloskan ke sel tahanan dan dijerat dengan UU tentang Narkotika dengan ancaman 12 Tahun penjara. (sum/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *