Diringkus Polisi, Begini Nasib Empat Pengedar Sabu-sabu di Jombang

  • Whatsapp
Empat pengedar sabu-sabu di Jombang, DARI KIRI: Rahmad Addy Candra, M Dany Saputra, Achmad Efendi dan Mas Rendra Zakaria.

JOMBANG, TelisikPos.com – Dalam dua hari, empat pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu dan pil dobel L di Jombang, diringkus anggota Satresnarkoba Polres Jombang. Dua diantaranya diringkus di tempat dan waktu berbeda.

Penangkapan bermula dari Rahmad Addy Candra alias Bogang (35). Pria yang sehari-harinya sebagai pedagang burung ini, diciduk polisi di rumahnya Dusun Kembeng, RT 01 RW 04, Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Jombang, pada Sabtu (7/12/2019) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

“Tersangka Bagong merupakan TO (Target Operasi) kami. Selain pengedar, tersangka juga pengguna sabu-sabu,” kata AKP Mochamnad Mukid, Kasat Resnarkoba Polres Jombang, Senin (9/12/2019).

Dari tersangka Bagong, polisi mengamankan barang bukti berupa, 1 plastik klip berisi sabu-sabu dengan berat kotor 0,36 gram, 2 buah pipet kaca diduga masih ada sisa sabu habis dipakai dengan berat kotor masing-masing 1,40 gram dan 1,02 gram, 2 buah botol bekas yang sudah terakit sebagai alat hisap sabu (bong), 4 buah korek api sebagai kompor, serta 1 pak cotton bud.

Berikutnya, polisi meringkus M Dani Saputra (23) buruh kuli warga Desa Candimulyo, Jombang dan Ach Efendi alias Kaji (39) ditangkap di warung milik Kaji, di Dusun Temon, Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, Jombang.

“Keduanya kami tanggap saat mengkonsumsi sabu-sabu di warung pada Sabtu (7/12/2019) pagi, sektiar jam 08.00 WIB,” kata Mukid.

Dari tersangka Dani dan Kaji, polisi mengamankan barang bukti berupa, sisa sabu habis dipakai dengan berat kotor 1,46 gram, 4 buah pipet kaca bekas dipakai, 12 plastik klip, 2 buah korek api sebagai kompor, 1 potong sedotan plastik sebagai skrop, serta 3 unit ponsel dan uang tunai sebesar Rp 350 ribu.

Selanjut, pada Minggu (8/12/2019) pagi sekitar pukul 05.30 WIB, korps seragam cokelat membekuk Mas Renda Zakaria alias Bendot (24) di Dusun Plosokendal, Desa Plosogeneng, Jombang.

Dari tangan pengedar asal Jalan KH Mimbar, Desa/ Kecamatan Jombang, petugas mengamankan total 270 butir pil dobel L siap edar.

Selain itu, juga diamankan sabu-sabu 2,67 gram yang dikemas dalam 9 bungkus plastik klip, 1 buah korek api sebagai kompor, 2 potongan sedotan plastik sebagau skrop, 2 pack sedotan plastik kosong, 1 buah gunting kecil, 1 buah timbangan elektrik warna silver, 1 buah Ponsel serta uang tunai sebesar Rp 1 juta.

“Para tersangka melanggar Pasal 114 ayat (1) yo Pasal 112 ayat (1) yo Pasal 127 ayat (1) UURI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Saat ini, keempatnya kita tahan guna pemeriksaan lebih lanjut,” tegas Mukid.

Mukid menandaskan, pihaknya masih terus mengembangkan kasus peredaran narkoba di Kota Santri tersebut, guna membongkar jaringan diatasnya yang lebih besar. (ans/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *