Disiapkan, Tilang Elektronik Bakal Diterapkan di Kota Mojokerto

  • Whatsapp
Kasatlantas Polresta Mojokerto AKP Marita Dyah Anggraini dan Kepala Dishub Kota Mojokerto.

MOJOKERTO, TelisikPos.com – Tilang Elektronik (e-Tilang) atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-Tle) bakal diterapkan di wilayah Kota Mojokerto Kota, Jawa Timur. Rencana ini, bakal segera direalisaskan pada tahun 2020. Puluhan kamera pengintai alias CCTV mulai disiapkan dan akan dipasang di sejumlah ruas di Kota Mojokerto.

Menggandeng Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto, saat ini petugas masih melakukan persiapan sejumlah perangkat pendukung alat E-Tle, di antaranya pengadaan kamera pengawas berupa kamera Closed Circuit Television (CCTV), server induk di instansi tersebut, dan ruangan penerimaan gambar serta komponen lainnya.

Kasat Lantas Polresta Mojokerto, AKP Marita Dyah Anggraini menjelaskan, sejauh ini pihanya sudah melakukan koordinasi dan rapat kerja Dishub Kota Mojokerto untuk membahas kajian persiapan E-Tle pekan kemarin.

Rencananya, mereka akan menggunakan sebagian kamera CCTV di sejumlah titik di ruas jalan milik Dishub. Setidaknya, dibutuhkan puluhan kamera pengawas yang nantinya akan dipasang di sejumlah titik persimpangan jalan untuk penerapan E-Tle tersebut.

“Untuk kamera pengawas CCTV E-Tle masih mengajukan kepada Wali Kota Mojokerto (Ika Puspitasari),” ujarnya, Senin (27/1/2020).

Nantinya, kata AKP Marita, seluruh operasional E-Tle akan dipusatkan di ruangan Command Center Polres Mojokerto Kota. Penerapan E-Tle akan menjadi prioritas untuk mewujudkan tertib berkendara di jalan raya, sekaligus diharapkan bisa menekan angka pelanggaran lalu lintas di Kota Mojokerto.

“Pekan ini kami masih diberi arahan dan sosialisasi oleh Ditlantas Polda Jatim karena wilayah belum melaksanakan,” paparnya.

Ditambahkannya, penerapan E-Tle ini tentunya membutuhkan proses jangka waktu cukup lama dan sosialisasi ke seluruh masyarakat.

Apalagi, seluruh alat E-Tle harus sudah siap mulai dari pemasangan kamera pengawas sampai terintegrasi dengan server induk sehingga peraturan ini baru bisa direalisasikan.

“Kita akan mengkaji terlebih dulu di ruas jalan atau persimpangan mana yang seringkali terjadi pelanggaran lalu lintas untuk ditempatkan kamera pengawas E-Tle,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo menjelaskan, penerapan E-Tle adalah kegiatan penegakan hukum (law enforcement) di bidang lalu lintas sehingga merupakan kewenangan dari pihak Kepolisian Satlantas Polres Mojokerto Kota.

“Kapasitas Pemkot Mojokerto melalui Dishub yakni membantu dan mengupayakan dalam mempersiapkan perangkat yang dibutuhkan untuk penyelanggaraan E-Tle,” terangnya.

Ia mengatakan, paling mutlak peralatan yang dibutuhkan tentunya adalah kamera CCTV dengan spesifikasi tertentu. Apalagi, kamera pengawas ini juga membutuhkan server yang besar dan aplikasi untuk E-tilang. (fan/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *