Ditinggal Melayat, Rumah di Kota Probolinggo Terbakar

  • Whatsapp
Petugas setelah menjinakkan api yang membakar rumah di Kelurahan/ Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

PROBOLINGGO, TelisikPos.com – Setelah sebelumnya pabrik pengolahan kayu terbakar, kini giliran rumah warga Kelurahan/ Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur, dilalap si jago merah. Tak ada korban dalam peristiwa pada Selasa (27/7/2021) sekitar pukul 10.00 WIB tersebut.

Mengingat, rumah yang berlokasi di RT 3 RW 7 tersebut kosong. Pemilik rumah Senito (53) bersama seorang anak dan istrinya, tengah melayat. Mertua Senito atau orang tua kandung istrinya yang tinggal di Desa Kropak, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, meninggal dunia.

Warga setempat yang mengetahui rumah Senito mengeluarkan asap langsung bahu membahu mencoba memadamkan api dengan alat seadanya. Beberapa warga mendobrak pintu depan dan langsung mengamankan 1 unit sepeda motor matik yang ada di ruang tamu. Beruntung, kendaraan roda dua tersebut tidak dikunci stang atau setir.

Zaina (25) mengaku, tahu pertama kali kebakaran tersebut. Pagi setengah siang itu, ia tengah duduk di teras rumahnya sambil menggendong anaknya. Melihat asap mengepul keluar dari rumah yang ada di depannya, ia langsung berteriak minta tolong. Lantaran api sulit dipadamkan, Zaina lalu menghubungi ketua RT setempat.

Ketua RT itulah yang kemudian melapor ke nomor darurat 112. Tak berapa lama, satu unit kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) tiba di lokasi kejadian.

Zaina menyebut, saat kejadian rumah dalam keaadaan kosong. Pagi-pagi sekali, Senito bersama istri dan seorang anaknya pergi melayat ke rumah orang tuanya di Kropak yang meninggal.

“Rumah dalam keadan kosong. Pemiliknya ngelayat. Orang tuanya meninggal. Kalau soal penyebabnya, saya tidak tahu,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kota Probolinggo, Aman Suryaman mengatakan, rumah Senito terbakar disebabkan kompor gas. Istrinya lupa mematikan kompornya saat meninggalkan rumah.

“Sebelum berangkat, istrinya masak air. Lupa tidak dimatikan,” ujarnya.

Informasi penyebab tersebut berdasarkan keterangan Lurah Mayangan. Tentang kerusakan, Aman menyebut yang terbakar hanya satu kamar bagian belakang. Ditanya kerugiannya, Aman menjawab, belum tahu.

“Kerugiannya berapa, belum diketahui. Soalnya pas saya ke lokasi kebakaran, pemilik rumahnya belum datang,” pungkasnya. (mo/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *