Dua Mucikari Prostitusi Online Gadis Belia di Jombang Dibekuk Polisi

  • Whatsapp
Dua tersangka mucikari online saat dirilis di Polres Jombang.

JOMBANG, TelisikPos.com – Praktik prostitusi online terselubung yang menjajakan gadis di bawah umur, dibongkar Polres Jombang. Dua tersangka mucikari yang diringkus kors seragam coklat, dirilis di Polres setempat, Jumat (17/1/2020).

Keduanya, yakni Prihatin Agustina (22) warga Desa Godong, Kecamatan Gudo, dan Ariyanda Muchamad Sodikin (22) warga Desa Gempol Legundi, Kecamatan Gudo, ditangkap anggota Polres Jombang pada Sabtu (11/1/2020) pekan lalu.

Wakapolres Jombang, Kompol Budi Setiono mengatakan, terbongarnya praktik prostitusi online ini, setelah polisi mendapat informasi ada anak gadis di bawah umur yang sengaja dijajakan di akun media social (Medsos).

Kepada polisi, kedua tersangka mengaku memasang tarif Rp 500 ribu untuk sekali kencan. Uang tersebut lantas diberikan kepada korban setengahnya. Dan separuhnya lagi untuk kedua tersangka.

“Jadi tersangka ini mengambil keuntungan Rp 250 ribu untuk sekali transaksi (kencan). Korbanya masih anak-anak ditawarkan di media sosial,” ungkapnya.

Budi Setiono menjelaskan, transaksi antara mucikari dan pria hidung belang atau pelanggan, berlangsung melalui pesan singkat WhatsApp. Jika terjadi kesepakatan, keduanya lantas bertemu di sebuah hotel di Jombang.

“Mengakunya baru melakukan transaksi sekali, tapi kami tidak percaya begitu saja. Akan kami kembangkan,” tandasnya.

Dari tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa dua sepeda motor milik pelaku, tiga buah ponsel yang dipakai untuk sarana transaksi serta satu boks tissue magic. “Juga pakaian dan uang tunai,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Undang-Undang tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara. (mj/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *