Dua Pengedar Sabu-sabu Mojokerto Ditangkap, Diduga Sasar Pekerja serta Mahasiswa

  • Whatsapp
Kedua tersangka saat diamankan di Polres Mojokerto.

MOJOKERTO, TelisikPos.com – Dua pria di Mojokerto, diringkus petugas Polres Mojokerto, lantaran nekat mengedar narkoba jenis sabu-sabu.

Keduanya, yakni Hardiyono alias Ojek (41) Warga Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto yang tinggal di Dusun Sumbergayam, Desa Kenanten, Kecamatan Puri serta Umajid (39) warga Desa Jabon.

Bacaan Lainnya

Kasubbag Humas Polres Mojokerto, Ipda Teguh Karyadi mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari pengembangan tersangka sebelumnya. Dari situ, polisi segera melakukan penyelidikan, hingga kemudian informasi valid keberadaan kedua tersangka dikantongi petugas.

Dirasa cukup waktu, polisi langsung menggerebek sebuah ruah di Desa Sumberwono, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, pada Minggu (14/12/2019) sekitar pukul 14.30 WIB.

“Saat penggerebekan, kami mendapatkan barang bukti sebanyak enam paket sabu-sabu kemasan paket hemat, dengan berat total 1,48 gram. Setelah dilakukan pemeriksaan, barang bukti merupakan kepemilikan mereka berdua,” Ipda Teguh, Kamis (19/12/2019).

Selain itu, petugas juga menyita sebuah timbangan digital yang dipakaianya memecah barang terlarang tersebut menjadi paket hemat siap jual. Juga dua unit ponsel dan satu unit sepeda motor Honda Beat nopol S 4159 RO yang digunakan pelaku bertransaksi.

Dari hasil pemeriksaan, juga diketahui keduanya mendapatkan sabu-sabu dari seorang berinisial HB, warga Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto.

“Jaringan ini diduga jaringan antarkota yang kerap beraksi di wilayah Mojokerto. Sasarannya mulai dari pekerja serabutan, hingga dugaan kuat mengarah pada mahasiswa,” paparnya.

Kini, keduanya mendekam di jeruji Mapolres Mojokerto, guna kepentingan pemeriksaan dan pengembangan lanjuta.

“Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat, 1, dan/atau 112 ayat, 1, juncto pasal 132 ayat, 1, UU RI No 35 tahun 2009, tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” pungkas Ipda Teguh. (fan/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *