Gegara Pil Dobel L, Dua Pria asal Diwek Jadi Tangkapan Polisi Perak Jombang

  • Whatsapp
Tersangka Hisam dan Eko alias Kunting saat diamankan di Polsek Perak, Jombang.

JOMBANG, TelisikPos.com – Dua pria asal Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, diciduk petugas Unit Reskrim Polsek Perak, Jombang. Keduanya diringkus di rumah masing-masing, lantaran nekat jadi pengedar narkoba jenis pil dobel L.

Kedua pria tersebut yakni Hisam (30) kuli bangunan asal Dusun Tempuran, Desa Pundong, Kecamatan Diwek, dan Eko Wahyudi alias Kunting (34) seorang buruh tani asal Dusun/Desa Balongbesuk, Kecamatan Diwek.

Kapolsek Perak, AKP Untung Sugiarto, penangkapan pengedar pil setan ini dimulai dari Hisam, pada Selasa (10/12/2019) sekitar pukul 20.30 WIB. Dia diringkus di rumahnya, sesaat setelah dirinya menjual 18 butir pil dobel L yang dibungkus pada 1 plastik klip.

“Sebelumnya, petugas mengamankan Ardi alias Belong, pria asal Desa Pagerwojo, Kecamatan Perak di sebuah warng di Desa Sembung, Perak. Saat itu, Belong kedapatan membawa 18 butir pil dobel L. Dan dia mengaku jika membeli dari tersangka Hisam,” papar AKP Untung, Rabu (11/12/2019).

Dari penangkapan itu, polisi pun melakukan pengembangan. Alhasil, muncul satu nama dari pengakuan tersangka Hisam, yakni tersangka Eko alias Kunting.

Tanpa membuang waktu, polisi segera meluncur ke rumah tersangka Eko dan berhasil membekuknya pada dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB.

“Dari penggeledahan rumah tersangka Eko Wahyudi, kita juga mengamankan 1 plastik berisi 871 butir pil dobel L,” ungkap Untung.

Selain itu, juga diamankan uang tunai sebesar Rp 275 ribu, 1 dosbook ponsel Smartfren sebagai tempat menyimpan pil dobel L, 1 unit ponsel merek Oppo A71 warna putih sebagai sarana komunikasi tersangka untuk mengedar pil dobel L, serta 1 pak plastik klip.

Atas perbuatannya, kedua tersangka saat ini harus mendekam di sel tahanan Polsek Perak, Jombang, guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

“Kedua tersangka ini, masih satu jaringan peredaran pil dobel L. Tersangka dikenai Pasal 196 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan,” sambungnya. (ans/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *