Gelapkan Mobil Bermodus Sewa, Lelaki di Mojokerto Diringkus Polisi

  • Whatsapp
Tersangka penipuan dan pengelapan mobil, saat diamankan di Polresta Mojokerto.

MOJOKERTO, TelisikPos.com – Raden Yudi Ariyanto (45) warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Jawa Timur, diringkus anggota Satreskrim Polres Mojokerto Kota.

Dia ditangkap pada Senin (16/12/2019), setelah polisi mendapatkan laporan dari pemilik mobil bernama Miftahul Anwar Hidayat (38) warga Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, pada 31 Mei 2019 lalu.

Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP Ade Waroka mengatakan, peristiwa yang dialami korban bermula pada 30 April 2019. Saat itu, tersangka datang kepada korban yang merupakan pengusaha rental mobil.

“Tersangka datang untuk menyewa mobil Toyota Avanza ke korban,” katanya.

Keduanya kemudian bersepakat soal harga sewa menyewa mobil. Bermodal saling percaya, kesepakatan itu pun tidak ada perjanjian secara tertulis

“Dengan masa waktu sewa selama 3 hari, pelaku membayar uang sewa Rp 750 ribu,” kata Waroka, Selasa (17/12/2019).

Saat waktu sewa habis, tersangka belum mengembalikan mobil tersebut. Malah, tersangka menambah jangka waktu sewa mobil. Namun, hingga jatuh tempo yang ditentukan uang sewa belum juga dibayar.

Merasa ada yang janggal, korban pun berinisiatif mengecek keberadaan mobil miliknya dengan cara mengecek melalui GPS. Dan ternyata, mobil tersebut berada di Kalianak 55L Depo Container Temas Line Kota Surabaya.

Geram dengan ulah tersangka yang tak ada itikad baik, korban pun akhirnya melapor ke Satreskim Mapolres Mojokerto Kota.

“Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku mobil tersebut disewakan kepada warga Desa Kalijaring, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, tanpa sepengatahuan pemilik. Hingga saat ini, keberadaan mobil tersebut tidak diketahui,” tuturnya.

Selain tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa BPKB mobil Toyota Avanza nopol S 1489 SR. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp 160 juta.

“Tersangka dikenakan Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *