Gerebek Rumah di Plandaan Jombang, Seorang IRT Bersama Teman Prianya Ditangkap

  • Whatsapp
Ketiga tersangka beserta barang buktinya, saat diamankan di Polres Jombang.

JOMBANG, TelisikPos.com – Rumah yang terletak di Dusun Bulubandar, Desa Karangmojo, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, digerebek polisi, pada Jumat (17/1/2020) sekitar pukul 17.00 WIB. Hasilnya, seorang ibu rumah tangga (IRT) bersama seorang teman prianya diringkus. Selain itu, puluhan ribu pil dobel L turut diamankan sebagai barang bukti.

Mereka adalah Anis (30) warga setempat, dan M Imron Maulana alias Nyambek (20) pelayan restoran asal Dusun Drenges, Desa/Kecamatan Kabuh, Jombang.

Bacaan Lainnya

Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid mengatakan, penangkapan tersangka Anis bermula dari perburuan petugas Satresnarkoba Nganjuk terhadap Haris di rumah tersebut. Perburuan dilakukan lantaran Haris diduga memiliki keterlibatan peredaran sabu-sabu di wilayah Kabupaten Nganjuk.

“Namun, saat rumah tersebut digeledah, polisi malah menemukan barang bukti total 87.245 butir pil dobel L. Oleh polisi, tersangka Anis yang saat itu bersama Imron Maulana alias Nyambek, diamankan,” kata Mochamad Mukid, Minggu (20/1/2020) malam.

Selain puluhan ribu pil dobel L, turut diamankan dari tangan tersangka Anis berupa, 1 bendel label tulisan Vitamin B1, 1 bendel potongan kertas bertuliskan Vitamin B1, 2 rol plastic, 1 buah alat pres, 1 buah alat pemotong, 1 gunting, 1 cutter, dan 1 unit pnsel merek Vivo warna biru

Sementara dari tangan Imron Maulana alias Nyambek, polisi mengamankan barang bukti berupa, 1 plastik klip berisi sabu-sabu dengan berat kotor 0,80 gram dan bersihnya 0,70 gram, uang tunai Rp 100 ribu, dan 1 unit ponsel merek Oppo warna Rose Gold.

Petugas pun melakukan pengembangan. Dari pengakuan tersangka Imron, polisi langsung menuju area SPBU di wilayah Ploso, Jombang, dan berhasil membekuk Slamet Sukirman alias Sukir (24) pria yang sehari-harinya bekerja sebagai kuli bangunan asal Dusun Pendowo, Desa/Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang.

Dari tangan tersangka Slamet Sukirman, polisi mengamankan barang bukti diantaranya 1 pipet kaca yang di dalamnya masih terdapat sisa sabu-sabu dengan berat kotor keseluruhan 1,38 gram, seprangkat alat hisab jenis bong, serta 5.000 butir pil dobel L yang berada di dalam tas warna coklat.

“Ketiga tersangka beserta barang bukti, kemudian dilimpahkan ke Satresnarkoba Polres Jombang, dan saat ini kita masih melakukan proses pemeriksaan lebih lanjut,” sambung Moch Mukid.

Pihaknya mengatakan, tersangka Anis terancam dijerat Pasal 196 UU RI No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Sementara untuk tersangka M Imron Maulana terancam dijerat Pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Sedangkan Slamet Sukirman dijerat Pasal 112 ayat (1) dan pasal 127 ayat (1) huruf (a) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (ans/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *