Goda Istri Tetangganya, Kepala Pria di Jombang Bonyok Dipalu

  • Whatsapp
Tersangka kasus penganiayaan, diamankan di Polsek Mojowarno, Jombang, beserta barang buktinya.

JOMBANG, TelisikPos.com – Nahas dialami Sariyo (48), warga Jalan Ronoharjo, Dusun Caku, Desa Sukomulyo, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Betapa tidak, sedang enak-enaknya tidur di teras rumahnya, dia dipukuli seseorang menggunakan palu.

Belum sempat melakukan perlawanan, orang yang tega memukulinya dengan palu itu pun kabur. Sedangkan dia, tersungkur dengan luka di sejumlah bagian tubuhnya.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Mojowarno, AKP Yogas mengatakan, peristiwa kasus penganiyaan itu terjadi pada Rabu 19 Mei 2021 dini hari, sekitar pukul 00.10 WIB.

“Saat kejadian, korban tidak sempat mengenali secara jelas siapa yang memukulinya dengan palu. Karena posisi korban tertidur,” katanya, Rabu (19/5/2021) petang.

Akibat pukulan bertubi-tubi dengan benda keras tersebut, lanjut Yogas, kepala kiri korban mengalami luka robek, dan pundaknya memar.

Oleh keluarganya, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Selorejo, dan melaporkan kejadian yang menimpa Sariyo ke Polsek Mojowarno.

Dari laporan itu, Unit Reskrim Polsek Mojowarno melakukan penyelidikan. Selang beberapa waktu, identitas pelaku pun dikantonginya. Diduga, pelakunya adalah tetangganya sendiri.

Dan hari itu juga, sekitar pukul 15.00 WIB, tersangka diringkus di tempat kerjanya yang masih di kawasan Desa Sukomulyo, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.

“Identitas tersangka adalah Khoirudin (53), masih tetangga korban,” urai Yogas.

Di hadapan polisi, tersangka mengaku tega menganiaya korban lantaran terbakar api cemburu. Meski begitu, pihaknya menegaskan masih melakukan pendalaman terkait kasus ini. Dengan memeriksa sejumlah saksi-saksi.

“Sementara diketahui, motif tersangka karena cemburu. Istrinya kerapkali digoda oleh korban,” sambungnya.

Selain tersangka Khoirudin, polisi menyita barang bukti berupa sebuah palu bergagang berbahan kayu dan berkepala besi.

“Atas perbuatannya, tersangka terancam dijerat Pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan,” pungkas Yogas. (ans/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *