Jumlah Kumulatif Positif Corona di Jombang Capai 27 Orang

  • Whatsapp
Data sebaran Covid-19 Kabupaten Jombang, update Kamis (21/5/2020) pukul 14.00 WIB.

JOMBANG, TelisikPos.com – Perkembangan pasien positif Coronavirus Disease (Covid-19) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, hingga Kamis (21/5/2020) pukul 14.00 WIB, sudah mencapai angka 27 kasus.

Hal ini dibenarkan jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jombang, Agus Winarno. Menurutnya, pasien terkonfirmasi positif Corona ke-27 ini merupakan warga Kecamatan Diwek. “Saat ini dirawat di RSU Petrokimia Gresik,” singkatnya, Kamis (21/5/2020) malam.

Sekedar informasi, untuk pasien positif Corona ke-25 yakni laki-laki berinisial S usia 55 tahun, dari Desa Curahmalang, Kecamatan Sumobito. Pasien ini, sehari-harinya bekerja sebagai karyawan toko di Pasar Kapasan Surabaya. Pasien ke-25 ini menjalani isolasi mandiri.

Sedangkan pasien positif ke-26 yakni seorang laki-laki berinisial AS berusia 28 tahun, warga Desa/Kelurahan Plosokerep, Kecamatan Sumobito. Pasien AS, sehari-harinya bekerja sebagai karyawan pabrik di Mojokerto. Dan saat ini sedang menjalani isolasi di Rumah Sakit Kristen (RSK) Mojowarno.

Dari 27 kasus positif Corona pada data yang dirilis Dinkes Jombang Kamis (21/5/2020) pukul 14.00 tersebut, 24 pasien di antaranya sedang dirawat, 2 sembuh dan 1 meninggal.

Dari 24 yang dirawat, 10 orang di antaranya di rawat di RSUD Jombang, 6 orang dirawat di RSUD Ploso, 3 orang menjalani isolasi mandiri, 2 orang di RS Royal Surabaya, 1 orang di RS RKZ Surabaya, dan di RSU Petrokimia Gresik 1 orang.

Sementara jumlah kumulatif Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 640 orang, dengan 617 selesai pemantauan.

Untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) jumlah akumulatifnya yakni 22 orang. 3 orang di antaranya selesai pengawasan, 6 PDP meninggal dunia, dan sisa 13 orang masih dirawat dan menjalani isolasi mandiri.

Dari ke-13 PDP yang menjalani perawatan, 7 orang di antaranya dirawat di RSUD Jombang, yakni 2 dari Kecamatan Sumobito, dan dari Kecamatan Jombang, Wonosalam, Kesamben, Perak serta Jogoroto masing-masing 1 orang. Sedangkan 1 PDP asal Kabuh dirawat di RSUD Ploso, serta 1 PDP asal Mojowarno dirawat di RSK Mojowarno.

Sedangkan 4 PDP menjalani isolasi mandiri, masing berasal dari Kecamatan Peterongan, Kabuh, Ploso dan Perak.

Untuk 6 PDP yang meninggal dunia, yakni 2 orang berasal dari Peterongan, dan dari Kecamatan Ngoro, Ploso, Tembelang dan Mojowarno masing-masing 1 orang. (ans/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *