Kepergok Curi Uang Kotak Amal Masjid Ponpes, Pemuda di Jombang Dikeler Santri

  • Whatsapp
Polisi saat merilis tersangka dan barang bukti, di Polsek Peterongan, Jombang.

JOMBANG, TelisikPos.com -Johan Dwi Amirudin (16) warga Dusun/Desa/Kecamatan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur ini, harus berurusan dengan pihak kepolisian sektor (Polsek) Peterongan, Jombang. Pasalnya, buruh serabutan ini kepergok mencuri uang di dalam kotak amal masjid, komplek Ponpes Darul Hikam, Desa Mancar, Kecamatan Peterongan.

Kapolsek Peterongan, AKP Sugianto mengatakan, berdasarkan keterangan saks-saksi, aksi pencurian yang dilakukan tersangka pada Sabtu (24/8/2019) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB. Kondisi lengang masjid Roudatul Muttaqin, komplek Ponpes di Jalan Kol H Ismail, dimanfaatkan pelaku untuk masuk, dan menuju kotak amal berbahan stainless steel.

Bacaan Lainnya

Belum berhasil mencuri isi kotak amal lebih banyak, aksinya kepergok sejumlah santri Ponpes tersebut. Namun, tersangka tidak kabur. Ia malah bersembunyi di tempat wudlu masjid. Tanpa kesulitan berarti, tersangka berhasil dikepung dan diringkus sejumlah santri pondok.

“Beruntung, tidak ada aksi main hakim sendiri. Tersangka diamankan untuk dilaporkan kepada Kyai Zainul Kirom dan diteruskan ke Polsek Peterongan,” ujar Kapolsek, Sabtu (24/8/2019) petang.

Kepada penyidik, tersangka mengaku hanya berbekal dua batang lidi untuk bisa mengutil uang di dalam kotak amal tersebut. Melalui lubang masuk uang bagian atas kotak amal, lidi yang sudah dilaburi perekat, dimasukkan tersangka untuk menjangkau uang di dalam kotak.

“Begitu uang lengket pada lidi dengan perekat tersebut, tersangka lalu menariknya ke atas. Nah, begitu dekat dengan lubang atas, tersangka memasukkan lidi lain dan menjepitnya, hingga uang tersebut berhasil keluar dari kota amal,” terang Kapolsek.

Selain tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa uang hasil curiannya sebesar Rp 15 ribu, 2 batang lidi sebagai alat mengambil uang, dan 1 unit sepeda motor jenis Kawasaki Kaze R warna hitam bernopol S 3401 XL sebagai sarana tersangka.

“Tersangka saat ini kita amankan di sel tahanan Mapolsek guna pemeriksaan lebih lanjut. Tersangka dijerat pasal 363 ayat 1 ke-3 KUHP tentang Pencurian dengan pemberatan (Curat),” pungkas AKP Sugianto.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *