Keroyok Pedagang, Seorang “Polisi Cepek” di Jombang Diamankan, Tiga Rekannya Buron

  • Whatsapp
Salah satu pelaku pengeroyokan, saat diamankan di Polsek Peteronga, Jombang.

JOMBANG, TelisikPos.com – Lantaran mengeroyok hingga korbannya mengalami luka-luka, Zudi Siswanto (30) warga Dusun Pajaran, Desa/Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, diamankan kepolisian sektor (Polsek) Peterongan, Kamis (28/11/2019).

Sementara tiga rekannya yang ikut dalam pengeroyokan itu, masih dalam pencarian pihak berwajib, alias DPO.

Bacaan Lainnya

Korban bernama Cholik (44) seorang pedagang asal Dusun Kalangan, Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Jombang,

Kapolsek Peterongan, AKP Sugianto mengatakan, peristiwa pengeroyokan oleh keempat pelaku, terjadi pada Jumat (24/5/2019) menjelang magrib, atau sekitar pukul 17.30 WIB.

Pelaku Zudi, sehari-harinya merupakan buruh serabutan, juga biasa menyeberangkan kendaraan, atau lebih dikenal”polisi cepek” yang biasa mangkal di pertigaan eks kantor kecamatan Peterongan, atau depan pasar Peterongan.

Petang itu, korban menyeberang di pertigaan tersebut, Tiba-tiba dia diumpat oleh Zudi. Karena hendak magrib, Cholik pun terburu-buru dan tak menghiraukan hardikan pelaku. Ia memilih langsung pulang ke rumah.

Namun, sekitar 18.15 WIB, Cholik kembali melitas di jalan tersebut. Setibanya di pertigaan tersebut, dia ingat dengan umpatan “polisi cepek” sebelumnya. Cholik pun berhenti, dan menghampiri pelaku.

“Korban menghampiri pelaku dan menanyakan maksud umpatan tadi,” kata Kapolsek, Jumat (2.

Bukannya dijawab, pelaku malah menganggap jika korban menantangnya. Alhasil, pelaku memanggil 3 temannya, dan langsung mengeroyoknya. Korban pun tersungkur setelah dipukul menggunakan senter lalu lintas hingga pecah, oleh salah satu diantara mereka.

“Korban dipukuli dan ditendang. Akibatnya, bibir, pelipis mata, pipi kanan dan hidung korban mengalami luka robek,” jelas AKP Sugianto.

Pertengkaran tak seimbang itu kemudian berhenti, setelah dilerai oleh IB (39) warga Desa Mancar, Kecamatan Peterongan, Jombang.

“Korban kemudian ditolong warga sekitar, dan aksi pengeroyokan ini kemudian dilaporkan ke Polsek Peterongan,” sambungnya.

Dari laporan dan keterangan sejumlah saksi, petugas kemudian memburu pelaku, hingga Zudi Siswanto, kemudian berhasil diamankan polisi di tempat mangkalnya menjadi “polisi cepek”.

“Kita masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Untuk ketiga rekannya, masih dalam pengejaran petugas. Pelaku dijerat pasal 170 ayat 2 ke-1 KUHP tentang melakukan kekerasan terhadap orang (pengeroyokan),” pungkas Sugianto. (ans/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *