Lapas IIB Probolinggo Beri Bantuan Sembako ke Warga Kampung Keles

  • Whatsapp
Warga kampung keles, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, saat menerima bantuan dari Kepala dan pegawai Lapas IIB Probolinggo.

PROBOLINGGO, TelisikPos.com – Di masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Covid-19, warga sekitar Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) kelas IIB Probolinggo, sedikit bisa bernafas lega. Sebab, 50 KK (kepala keluarga) dari seratusan KK lebih, mendapat bantuan sembako berikut beras dari Lapas setempat.

Bantuan Sosisal (Bansos) berupa sembako dan beras 5 kilogram tersebut diserahkan langsung Kepala Lapas IIB, Risman Sumantri, Kamis (29/7/2021) pagi setengah siang.

Bansos tersbut bukan diberikan secara simbolis di Lapas, tetapi diserahkan door to door langsung ke masing-masing rumah warga, yang sebelumnya sudah dikirimi kupon.

Didampingi tokoh masyarakat, ketua RT dan RW, Kepala Lapas bersama jajaran dan anggotanya, menyerahkan bansos tersebut. Tidak seluruh warga kampung Keles (kampung sekitar lapas) Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, yang mendapat bansos.

Bantuan sembako diberikan kepada warga terdampak setempat yang mayoritas merupakan pedagang. Puluhan paket sembako yang diberikan ini merupakan hasil iuran seluruh perugas Lapas kelas IIB.

“Kita serahkan ke warga terdanpak PPKM,” jelas Kepala Lapas kelas IIB Risman Sumantri, usai acara pembagian.

Dipilihnya kampung Keles, karena selain kampung terdekat dengan Lapas, juga sebagian besar warganya berprofesi sebagai pedagang baik pedagang keliling atau tdidak menetap. Yakni, mereka yang selama PPKM penghasilan menurun drastis.

“Kami berharap pandemi ini segera berakhir agar masyarakat ekonominya kembali normal,” imbuh Risman.

Saat ditanya anggarannya, Risman menyebut, hasil iuran pegawai Lapas. Hasilnya, dibelikan paket sembako dan beras. Ia menyebut, acara yang dilaksanakan merupakan program Baksi KemenkumHAM terhadap Masyarakat Terdampak Covid 19.

“Kami tidak janji. Mudah-mudahan kami bisa membantu seperti ini lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, Dini (40) salah seorang warga kampung keles yang mendapat bansos, mengucapkan terima kasih kepada Lapas yang telah memberi bansos tidak hanya ke dirinya, tetapi ke puluhan warga kampung keles.

“Selama pandemi dan PPKM Darurat, penghasilan saya dari jualan bakso menurun. Baru kali ini kami dapat bantuan dari lapas. Sebelumnya, tidak pernah ada,” ujar Dini singkat. (mo/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *