Mayat Perempuan Setengah Telanjang, Ditemukan di Sawah Mojoagung Jombang

  • Whatsapp
Petugas saat hendak mengevakuasi mayat yang ditemukan di area sawah Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Jombang.

JOMBANG,TelisikPos.com – Ketenangan warga Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, mendadak berubah gempar. Ini menyusul ditemukannya sesosok mayat perempuan tergeletak di area sawah belakang pabrik PT CPCI (Clasik Prima Carpet Industries), Desa setempat.

Mayat perempuan tanpa identitas tersebut, ditemukan pada Rabu (27/11/2019) sekitar pukul 06.00 WIB, oleh Sunoto (42) bersama Dian Sumanto (28) warga Dusun Babut, Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito, Jombang.

Bacaan Lainnya

“Saat itu, kedua saksi sedang mencari burung. Kemudian menemukan sosok mayat Mrs X tersebut. Dan melapor ke Polsek,” kata Kompol Paidi, Kapolsek Mojoagung.

Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan identitas korban. Saat ditemukan, kondisi mayat dalam posisi terlentang, dan sudah mulai mengeluarkan aroma busuk.

Selain itu, mayat Mrs X tersebut dalam keadaan setengah telanjang. Pakaian korban bagian atas tersingkap menampakkan buah dadanya. Demikian juga roknya, tersingkap sampai batas pinggangnya.

Korban ditemukan dalam kondisi tidak bercelana dalam dan tidak berkutang. Celana dalam dan BH ditemukan di sekitar mayat tersebut.

Korban mengenakan rok bermotif batik warnah merah, serta mengenakan jaket warna putih biru lengan panjang.

“Korban diperkirakan meninggal sudah lebih tiga hari. Umur kurang lebih 50-an, terlihat rambutnya sudah ada yang memutih,”lanjut Paidi.

Tak hanya dalam keadaan setengah telanjang, polisi juga menemukan uang senilai Rp 215 ribu yang tersimpan di dalam dompet di saku korban. Sejumlah perhiasan juga masih melekat pada tubuh korban.

Meski begitu, polisi belum bisa menyimpukan penyebab pasti kematian wanita tanpa identitas ini. “Kalau penyebabnya ini masih kami dalami, belum bisa kami simpulkan apa penyebab pasti,” kata Kompol Paidi.

Mayat Mrs X tersebut, kemudian dievakuasi ke RSUD Jombang guna kepentingan autopsi dan mengungkap identitas korban.

“Mayat kita bawa ke RSUD Jombang, nanti kita cek hasil visumnya meski tanda-tanda kekerasan tidak ada,” pungkasnya. (ans/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *