Merasa Tertipu Beli Rumah, Wanita di Kota Probolinggo Lapor Polisi

  • Whatsapp
Linda bersama kuasa hukumnya diwawacarai wartawan usai melapor ke Polres Probolinggo Kota.

PROBOLINGGO, TelisikPos.com – Linda Djaja (50) akhirnya melapor ke Polres Probolinggo Kota, Senin (05/7/2021) sekitar pukul 10.30 WIB. Ia melaporkan dugaan penipuan yang dilakukan 3 bersaudara yakni, MA, JS dan TS.

Linda ke Mapolresta tidak sendirian, tetapi didampingi kuasa hukumnya, Agung Irawan. Sebelum menuju Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SKPT), Agung menjelaskan, kasus yang dialami kliennya, tahun 2019 lalu, Linda membeli 2 bidang tanah yang salah satunya ada bangunannya, dengan harga yang disepakati Rp 5 Miliar.

Lahan dan bangunan yang berlokasi di Jalan WR Supratman, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan dan di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, berstatus waris. Pewaris dan yang menjual adalah MA, JS dan TS.

Pada 5 Juli 2019, pembayaran pertama dilakukan di rumah pembeli Linda, Jalan Prajurit SIaman, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Linda menyerahkan uang sebanyak Rp 2,157 miliar kepada tiga orang yang dilaporkan, dan sisanya akan dibayar di kemudian hari.

Namun dalam perjalanan, lahan dan rumah yang dibeli Linda digugat di Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan oleh salah seorang yang mengaku salah seorang ahli warisnya. Dia adalah saudara kandung ketiga terlapor.

“Tapi di sertifikatnya, ada tiga orang nama. Nama satu saudaranya yang menggugat ini tidak ada. Padahal, ia benar kalau memang saudara dari tiga oang yang akan kami laporkan ini,” jelas Agung Irawan.

Karena bermasalah, pihak Linda membatalkan pembelian dan meminta uang yang telah diserahkan ke Terlapor, dikembalikan. Namun, karena tidak ada iktikad baik untuk mengembalikan auangnya, Linda kemudian melapor ke Polres Probolinggo Kota.

“Klien kami sudah berkali-kali menemui MA, JS dan TS, tapi tidak ada kejelasan. Termasuk orang tua terlapor,” katanya.

Bahkan, lanjut Agung, salah seorang terlapor menghilang dan hingga kini belum diketahui keberadaannya. Lantaran uang kliennya tidak dikembalikan, Linda bermaksud akan melunasi sia kurang bayarnya. Dengan harapan, pekarangan beserta bangunannya menjadi miliknya.

“Klien kami bermaksud seperti itu. Namun tidak bisa. Mungkin karena masih bermasalah,” pungkas Agung.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Heri Sugiono membenarkan, kalau Linda melapor dugaan penipuan. Terlapor adalah tiga bersaudara yang memiliki lahan yang dibeli pelapor.

“Ya, Linda memang melapor. Yang dilaporkan tiga bersaudara. Masih kita dalami dan selidiki,” ujarnya singkat. (mo/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *