Meski Belum Rampung Dikerjakan, Puskesmas Peterongan Jombang Akan Ditempati

  • Whatsapp
Kondisi depan puskesmas Peterongan, Jombang

JOMBANG, TelisikPos.com – Meski belum rampung dikerjakan, Puskesmas Peterongan akan ditempati. Pada Jumat (10/1/2020) kemarin pagi, sejumlah pegawai puskesmas yang berlokasi di jalan Brawijaya atau jalan nasional Mojokerto – Jombang, Kecamatan Peterongan, Jombang ini, menggelar tasyakuran.

Ini seperti diungkap salah satu karyawan Puskemas setempat. Bahkan, acara tasyakuran tersebut mengundang sejumlah warga sekitar. “Sekedar tasyakuran Jumat kemarin, mau ditempati pelayanan kesehatan,” tuturnya. Sayangnya, dia enggan namanya dicantumkan, Sabtu (11/1/2020).

Bacaan Lainnya

Dirinya mengaku heran, lantaran gedung Puskesmas tersebut bakal ditempati, namun kondisi gedung belum sepenuhnya selesai dikerjakan. Dikatakannya, bagian pelataran puskesmas masih tampak sejumlah pekerja meratakan tanah. “Mungkin itu demi kenyamanan pengunjung puskesmas nantinya,” ujarnya.

Selain itu, lanjut salah satu karyawan tadi, pada lantai dua bagian dalam juga masih menyisakan sejumlah pekerjaan. Diantaranya, belum dipasang plafon dan lantai keramik. Sementara pada luar gedung bagian belakang, dindingnya belum diplester.

“Iya, kok yang dalam di lantai dua belum dipasang keramik dan plafon. Juga dinding bagian luar, masih tampak batu batanya, belum diplester,” ungkapnya.

Meski begitu, dirinya mengaku tidak tahu-menahu soal proyek rehabilitasi berat Puskesmas Peterongan. “Kalau soal lebih detil soal proyek ini, saya nggak tahu. Karena saya nggak ada kewenangan. Hanya sedikit heran saja,” katanya sambil mewanti-wanti namanya tidak dicantumkan.

Hal senada dikatakan Hari, salah satu warga sekitar. Dirinya juga mengaku heran dengan kondisi gedung Puskesmas Peterongan belum selesai dikerjakan, namun bakal ditempati. Dia mengaku mendapatkan informasi, jika ditempatinya Puskesmas tersebut, lantaran masa kontrak tempat selama Puskesmas ini dibangun, sudah habis.

“Kabarnya sih, kontrakannya habis. Makanya ini ditempati meski kondisinya seperti itu,” katanya.

Dirinya juga berharap, agar Anggota DPRD Jombang melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terkait belum rampungnya proyek rehab berat Puskesmas Peterongan, namun akan ditempati. Mengingat, lanjutnya, proyek tersebut menyerap anggaran cukup fantastis yakni Rp 4,8 Miliar. Selain itu, masa kontrak proyek yang dikerjakan PT Dwi Mulya Jaya Kota Mojokerto ini sudah habis pada 18 Nopember 2019 lalu.

“Dari kondisi ini, saya juga belum mengetahui apakah proyek ini putus kontrak atau tidak. Makanya, perlu anggota Dewan melakukan sidak ke Puskesmas Peterongan. Kalau perlu ya mengajak media,” ungkapnya.

Soal proyek ini putus kontrak atau tidak, wartawan media ini mencoba mengkonfirmasi kepada salah satu pegawai Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang, melalui aplikasi WhatsApp. Apakah proyek rehab berat Puskesmas Peterongan merupakan proyek singleyears atau multiyears.

Hanya saja, tidak ada tanggapan dari seberang. Meski tanda centang dua sudah berubah warna menjadi biru. Meski demikian, hingga berita ini diunggah, TelisikPos.com masih mencoba melakukan konfirmasi terkait hal ini. (rud/fan)

Baca juga: Berganti Tahun, Proyek Puskemas Peterongan Rp 4,8 Miliar Masih Belum Rampung

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *