Nyamar Jadi Wanita Berjilbab, Pemuda di Jombang Bawa Kabur Motor Teman Prianya

  • Whatsapp
Tersangka saat dirilis dan diamankan petugas di Polres Jombang.

JOMBANG, TelisikPos.com – Eko Prigi Apriliyanto (20), warga asal Desa Pulo Lor, Kecamatan/ Kabupaten Jombang, diringkus petugas Satreskrim Polres Jombang. Ia terbukti menggelapkan sebuah sepeda motor jenis N-Max milik temanya.

Aksinya mengelabuhi calon korbannya terbilang unik. Dia memiliki akun media social (Medsos) Ajwa Kamila Valencia. Agar lebih meyakinkan, dia pun menyamar sebagai seorang perempuan berjilbab, menggunakan pakaian perempuan, dan berkosmetik.

Hingga dia mampu memperdayai seorang pemuda berinisial AP (22) warga Kecamatan Kesamben, Jombang. Sepeda motor N-Max miliknya dibawa kabur pelaku.

“Modusnya ini cukup unik, karena pelaku ini menyamar jadi perempuan dan mencari kenalan laki-laki untuk mencari sasaran,” terang AKBP Boby P Tambunan, Kapolres Jombang, Jumat (10/1/2020).

Kapolres menjelaskan, peristiwa ini terjadi sekitar bulan November 2019 lalu. Dalam aksinya, pelaku yang memiliki akun Facebook bernama seorang perempuan, berselancar di medsos mencari calon korbannya. Kemudian, mengenal korban melalui akun Facebooknya.

Hubungan keduanya berlanjut hingga dekat dan sepakat melakukan kopi darat. Korban yang tak menyadari pelaku adalah seorang laki-laki kemudian menjemput pelaku di sebuah rumah di Desa Pulo dan pergi ke Alun-Alun Jombang.

Di tempat itu, pelaku mulai menjalankan rencana jahatnya. Oleh pelaku, korban kemudian diajak ke rumah salah satu temannya di Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang. Pelaku lalu berpura-pura akan mengambil sejumlah barang memakai jasa ojek online. Nah saat itulah, pelaku kemudian membawa kabur handphone dan sepeda motor korban.

“Korban diajak naik ojek online, lalu kunci motor dan HP-nya dibawa pelaku. Setelah itu, pelaku turun dan korban ditinggal di dalam mobil rental, kemudian membawa kabur sepeda motornya,” imbuhnya.

Sadar menjadi korban penipuan, korban akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polres Jombang. Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, pelaku akhirnya berahasil ditangkap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Atas perbuatannya, lanjut Boby, pelaku akan dijerat dengan Pasal 372 atau 378 KUHP tentang penggelapan atau penipuan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

“Barang bukti berupa BPKB motor milik korban yang digelapkan pelaku beserta HP, kita amankan,” pungkas AKBP Boby. (tr/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *