Pasar Legi Dibangun Tak Sesuai Bentuk, Dewan Kota Blitar Akan Panggil Pihak Terkait

  • Whatsapp
Pembangunan pasar legi, Kota Blitar.

BLITAR, TelisikPos.com – Masa pekerjaan hampir habis pada akhir Desember 2019, pembangunan Pasar Legi Kota Blitar, tampak mulai dikebut.

Dalam progresnya, pasar yang tiga tahun lalu mengalami kebakaran ini, diharapkan sudah bisa ditempati pedagang dan difungsikan pada Februari 2020.

Bacaan Lainnya

Hingga Selasa (9/12/2019) kemarin, progres pekerjaan pembangunan pasar legi ini mencapai 80 persen. Ini diketahui setelah Komisi II DPRD Kota Blitar melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di pasar yang dibangun dengan APBD sebesar Rp 50 miliar ini.

Selain capaian pekerjaan masih 80 persen, anggota Komisi II Adi Santoso menilai, pembangunan pasar legi ini juga tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, yaitu tidak sesuai dengan desain awal.

“Ini seharusnya tidak perlu terjadi. Sebab bila bentuk bangunannya berubah dari desain awal, jelas akan menimbulkan dampak negatif bagi para pedagang,” ucapnya kepada Telisik Pos,com di kediamannya, Senin (16/12/2019)

Dia mengatakan, pembangunan pasar legi menjadi perhatian komisinya, lantaran bersinggungan dengan masyarakat pedagang. Rencananya, pihaknya akan menindak-lanjuti soal perubahan bentuk pasar dari rancangan awal tersebut.

“Dalam waktu dekat, kami segera memanggil pihak terkait dalam pembangunan Pasar Legi. Ya mulai konsultan, pengawas, pimpro, serta kepala Disperindag,” tandas politisi dari PKB ini.

Disebutnya, pemanggilan pihak terkait pasar legi tersebut untuk mengetahui secara detil mengapa ada perubahan. Mengingat, perubahan bentuk itu akan bersinggungan dengan rancangan anggaran biaya (RAB) yang sudah dipatok.

“Mungkin dalam minggu ketiga ini. Saya harap, mereka memenuhi panggilan komisi II agar pembangunan pasar legi bisa selesai tepat waktu dan sesuai harapan. Apalagi anggaran yang dikeluarkan tidak sedikit, yaitu sekitar Rp 50 miliar,” tegas Adi Santoso. (prm//tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *