Pemuda Pancasila Jombang Serukan Kadernya Tak Minta THR ke Pihak Manapun

  • Whatsapp
HM Syarif Hidayatullah atau Gus Sentot, Ketua Pemuda Pancasila Jombang (kanan), di sebuah kesempatan.

JOMBANG, TelisikPos.com – Demi menjaga independensi organisasi, apalagi menjelang perayaan Idul Fitri 1441 Hijriyah atau tahun 2020, Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Jombang, HM Syarif Hidayatullah menyeru, kader PP Jombang tidak meminta jatah THR (tunjangan hari raya) kepada pihak manapun.

Seruan Gus Sentot –begitu Ketua MPC PP Jombang ini biasa disapa- ini, tak hanya pada kader Pemuda Pancasila, namun juga berlaku pada organisasi sayap PP, seperti Srikandi, Sapma, Lembaga Seni, Tim12 Covid-19 PP Jombang yang baru dibentuk, dan lainnya.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, seruan tidak meminta jatah THR tersebut berdasarkan instruksi Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 042.B1/MPN-PP/PP/V/2020 ditandatangani Japto S. Soerjosoemarno sebagai Ketua Umum dan Arif Rahman sebagai Sekretaris Jenderal.

“Jangan meminta THR ke siapa pun dengan mengatasnamakan Pemuda Pancasila, baik itu ke pengusaha di Jombang, instansi pemerintah mapun swasta, atau relasi selama ini yang sudah terjalin. Ini berdasarkan SE yang dikeluarkan MPN PP,” ungkap Gus Sentot, Kamis (21/5/2020).

Gus Sentot juga meminta, pihak manapun bisa menolak ketika mendapat permintaan THR yang mengatasnamakan Pemuda Pancasila, baik melalui lisan maupun surat.

“Karena kader Pemuda Pancasila bukan kader peminta-minta. Kader PP secara bertahap sudah digembleng menjadi kader militan yang memiliki sikap sosial, profesional dan mengedepankan intelektualitas,” sambungnya.

Disinggung soal sanksi, Gus Sentot mengatakan, dalam poin 5 pada SE MPN PP tersebut juga disebutkan, MPN Pemuda Pancasila akan memberi sanksi tegas kepada anggota dan kader PP yang melakukan pungli berupa permintaan THR karena dinilai sebagai pencemaran nama baik organisasi. “Ini berlaku di semua jenjang kepengurusan Ormas PP,” katanya.

Pihaknya juga mengimbau, kader Pemuda Pancasila Jombang mematuhi SE tersebut. Lebih-lebih dalam situasi pandemi Corona ini, dimana kader PP diminta turut menjaga kondusifitas sosial dengan selalu bergotong-royong saling bantu dan bekerjasama.

“Dari poin SE tersebut, kader ormas Pemuda Pancasila juga diminta ikut membantu penyaluran logistik ke masyarakat. Juga kepada seluruh kader dan anggotanya untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga masing-masing. Memperkuat imun tubuh dengan mengkonsumsi vitamin atau ramuan herbal setiap harinya, menggunakan masker, mencuci tangan dan melakukan tindakan-tindakan yang sesuai dengan protokol kesehatan,” pungkas Gus Sentot. (ans/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *