Pesta Sabu-sabu, Empat Pemuda Peterongan Jombang Dikirim ke Sel Tahanan

  • Whatsapp
Empat tersangka kasus sabu-sabu,saat diamankan di Polres Jombang.

JOMBANG, TelisikPos.com – Sedang asyik berpesta narkoba jenis sabu-sabu di sebuah rumah, empat pemuda warga Kecamatan Peterongan, Jombang, Jawa Timur, berhasil diringkus petugas Satresnarkoba Polres setempat.

Empat pemuda tersebut, yakni Yholanda Arief Revangga alias Emprit (22), Qoyyum Efendi alias Dares (23), Mohamad Teguh Setiyawan alias Wawan (23) dan Gilang Ramadhan alias Gilang (19). Keempatnya warga Kecamatan Peterongan, Jombang, namun berbeda dusun.

Bacaan Lainnya

Kasat Resnarkoba, AKP Mochammad Mukid mengatakan, penggerebekan di rumah salah satu tersangka, yakni Yholanda Arief di jalan KH Romli Tamim Dusun Wonokerto RT 18 RW 02, Desa/Kecamatan Peterongan, dilakukan pada Kamis (5/2/2019) sekitar pukul 15.51 WIB.

Menurutnya, berdasarkan informasi yang masuk pada pihaknya, rumah tersebut kerapkali dijadikan lokasi sekelompok orang untuk menggelar pesta narkoba jenis sabu-sabu.

“Rumah tersebut sebelumnya memang sudah menjadi target operasi (TO) petugas. Begitu informasi ada aktivitas pesta sabu-sabu di rumah tersebut, kita langsung menggerebeknya,” kata Mochamad Mukid, Sabtu (7/12/2019).

Selain empat tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti dari tersangka Emprit, yakni 2 plastik klip bekas sisa sabu berat kotor masing-masing 0,20 gram dan berat bersihnya 0,01 gram, 950 butir pil dobel L, serta 1 unit ponsel yang digunakan sebagai sarana bertransaksi.

Sementara dari tersangka Dares, barang bukti yang diamankan berupa, 1 tas warna hitam berisi 1 pipet kaca yang diduga masih terdapat sisa sabu, 1 botol kaca yang sudah dirakit menjadi bong dan 1 korek api gas.

Kemudian, dari tangan Wawan dan Gilang, petugas mengamankan 1 plastik klip diduga berisi sabu-sabu dengan berat kotor 0,26 gram dan berat bersihnya 0,07 gram, dan dua unit ponsel masing-masing merk Xiomi dan Samsung warna hitam.

“Keempatnya kita tahan, dan kasus ini masih kami kembangan guna menangkap jaringan di atasnya,” pungkas Mukid.

Dari empat tersangka, Emprit dikenakan Pasal 196 UU RI No 36 tahun 2009, tentang Kesehatan. Sementara tiga sisanya dijerat Pasal 114 ayat (1) Jo. pasal 112 ayat (1) dan pasal 127 ayat (1) huruf (a) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (ans/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *