PPKM Darurat, Polres Probolinggo Kota Salurkan 50 Ton Beras dan Bingkisan

  • Whatsapp
Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad (RM) Jauhari saat membagikan ke PKL yang berjualan di pinggir jalan atau trotoar.

PROBOLINGGO, TelisikPos.com – Polres Probolinggo Kota kedatangan 50 ton beras, berikut sembako, yang diangkut trailer, Kamis (22/7/2021) sore.

Bansos sebanyak itu akan disalurkan atau dibagikan kepada masyarakat terdampak PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat. Baik warga miskin, Pedagang Kaki Lima (PKL), UMKM dan kaum difabel.

Acara peluncuran dipimpin Kapolresta AKBP Raden Muhammad (RM) Jauhari, dihadiri Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf Imam Wibowo dan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setiorini Sayekti

Kapolresta mengatakan, 50 ton beras dan tambahan sembako akan diberikan ke seribu orang. Penyalurannya, melibatkan Polsek jajaran untuk kemudian berkoordinasi dengan Babinsa, Babinkamtibmas, Kecamatan, Kelurahan dan Desa.

“Penyalurannya melalui Polsek. Berkoordinasi dengan tiga pilar,” ujarnya.

Sedang data masyarakat, UMKM, PKL, kaum difabel, selain dari Polresta dan jajarannya, juga disinkronkan data dari Kodim 0820. Tak ketinggalan, data nama warga dari Dinas Sosial (Dinsos).

Jika ada nama yang double, maka diambil salah satu, sehingga tidak ada warga yang menerima bansos ganda. Hal ini, agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, kebagian bantuan.

“Diharapkan, tidak ada duplikasi atau masyarakat menerima double,” tegasnya.

Polresta berharap bantuan berupa beras, berikut gula, mi instan, teh dan minyak goreng tersebut bermanfaat dan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak PPKM Darurat.

“Mudah-mudahan bansos tidak hanya ini saja. Terus mengalir, baik dari pemerintah pusat ataupun daerah,” harapnya.

Khusus untuk PKL yang berjualan di pinggir jalan atau trotoar, anggota Polres Probolinggo Kota yang menyerahkan langsung kepada mereka. Disaksikan, Kapolresta Dandim dan Wali Kota yang diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan.

“Selesai acara pembagian yang ini, kami akan memantau penditribusiannya. Terutama ke PKL,” tandasnya.

Di tengah pemberlakuan PPKM, AKBP RM Jauhari berharap agar masyarakat bersabar tetap di rumah. Masyarakat diminta untuk tidak beraktivitas di luar rumah dan menggelar acara yang berpotensi kerumunan. Tujuannnya, memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Saya minta masyarakat bersabar dan tetap di rumah. Agar pandemi ini segera berakhir,” katanya.

Sementara itu, Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf Imam Wibowo mengatakan, Bansos harus disalurkan kepada masyarakat terdampak Covid-19 karena merupakan amanah.

“Ya, harus tepat sasaran. Terutama masyarakat miskin terdampak PPKM Darurat,” katanya singkat. (mo/tp)

Beras 50 ton serta tambahan sembako saat tiba di Polres Probolinggo Kota.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *