Proyek Jalan Kerinci Kota Probolinggo, Dinas PUPR Bantah Sempat Mandek

  • Whatsapp
Progres proyek Jalan Kerinci Kota Probolinggo senilai Rp 1,4 Miliar, Kamis (12/8/2021)

PROBOLINGGO, TelisikPos.com – Sempat tidak dikerjakan sekitar seminggu, kini proyek pelebaran sekaligus pengaspalan Jalan Kerinci, Kota Probolinggo, digarap.

Saat ini, progres proyek yang didanai APBD Kota Probolinggo sebesar Rp 1,4 Miliar tersebut sampai pada memasang bekisting alias tempat cor

Pekerjaan penggalian bahu jalan yang akan dicor sudah rampung atau selesai. Sedang pekerjaan pengaspalan hotmix menunggu pekerjaan kanan dan kiri jalan (bahu jalan) rampung.

Hal tersebut diungkap Direktur CV Dial Konstruksi, Ermon Dial Hartono, Kamis (12/08/21) sore. Menurutnya, selain pengaspalan dan cor bahu jalan, pekerjaan lain CV Dial berupa dinding penahan sungai yang sudah selesai dikerjakan.

Kini tinggal dua pekerjaan yang belum selesai dan masih berlangsung. Ermon berterus terang, sempat meliburkan tukangnya karena dirinya sakit. “Mulai kemarin dikerjakan lagi. Hari ini pemasangan bekisting,” jelasnya.

Selain karena sakit, pekerjaan dihentikan karena dananya belum cair dari Pemkot Probolinggo. Ermon terpaksa menggunakan dananya sendiri agar pekerjaaannya selesai tepat waktu.

Meski sempat mandek, namun Ermon yakin pekerjaan proyek yang berlokasi di Kelurahan Pilang dan Kelurahan Kademangan, Kecamatan Kademangan tersebut, selesai tepat waktu.

“Ya, harus tepat waktu. Karena kalau molor, kami yang rugi. Saya target satu bulan selesai. Deadline proyeknya bulan Desembar mendatang,” pungkasnya tanpa menyebut tanggalnya.

Terpisah, Kabid Bina Marga pada Dinas PUPR Kota Probolinggo, Gigih Ardytiawan membantah, kalau dikatakan proyek yang menghubungkan jalan Gus Dur dengan Jalan Semeru tersebut sempat terhenti. Sebab, hasil pantauannya, di lokasi ada yang tukang yang mengerjakan.

“Nggak, tidak mangkrak. Saya lihat kemarin dan tadi, ada yang bekerja kok,” tandasnya.

Gigih menyebut, pekerjaan bertahap. Pekerjaan awal, pembangunan dinding penahan sungai kemudian dilanjutkan penggalian bahu jalan. Setelah selesai pekerjaan itu dilanjut pemasangan bekisting bersamaan dengan pengecoran.

“Setelah cor bahu jalan selesai, langsung dihotmix (aspal),” jelasnya. (mo/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *