Remaja asal Mojosari Tenggelam di Long Storage Kalimati Mojokerto

  • Whatsapp
Warga menonton proses pencarian korban di waduk Kalimati, Mojokerto.

MOJOKERTO, TelisikPos.com – Seorang remaja tenggelam saat mandi bersama temannya di bendungan atau long storage Kalimati, Mojokerto.

Korban diketahui bernama Muhammad David Romadhoni (16) asal Dusun/Desa Kedung Gempol, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Dia tenggelam di waduk Long Storage Kalimati, Desa Leminggir, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Bacaan Lainnya

Korban tenggelam, saat berusaha menyeberang bersama satu temanya, pada Selasa (17/12/19) pukul 16.00 WIB.

Kapolsek Mojosari, Kompol Anwar Sujito saat dikonfirmasi mengatakan, hingga Selasa malam hari, korban masih belum di temukan.

“Sampa saat ini, pukul 21.40 WIB, korban masih belum ditemukan. Basarnas bersama petugas kepolisain dari Polres Mojokerto, Polsek Mojosari, bersama relawan masih berupaya melakukan penyisiran,” ungkapnya.

Anwar Sujito mengatakan, tenggelamnya David berawal saat korban bersama temannya mandi dan menyeberang di Waduk Long Storage Kalimati seluas kurang lebih 25 meter sekitar pukul 16.00 WIB.

Keduanya berenang ke arah Leminggir. Namun, sampai di tengah waduk, korban yang berusaha menyeberang diduga tidak kuat hingga akhirnya tenggelam. Sedangkan temanya sudah sampai di seberang.

“Tadi itu, dia (korban) bersama temannya ini memakai motor dari Sidoarjo ke Long Storage. Selanjutnya keduanya mencoba menyeberang dengan cara berenang ke arah Leminggir,” paparnya.

Mengetahui korban minta tolong, temannya itu sempat berusaha menyelamatkan korban. “Namun karena tak kuat, akhirnya temannya melepaskan David,” terangnya.

Hingga sampai saat ini, petugas kepolisian bersama Basarnas dan potensi relawan masih berusaha melakukan penyisiran untuk mencari korban tengelam.

Selama ini, bendungan Long Storage yang berlokasi di perbatasan antara Kabupaten Mojokerto dengan Sidoarjo, memang sering digunakan masyarakat sekitar untuk berwisata maupun berenang.

“Padahal lokasi itu belum diresmikan, tapi masyarakat sudah banyak yang datang, kita hanya mengimbau agar masyarakat tidak sembarangan mandi di lokasi tersebut. Nanti akan kita minta pihak yang bersangkutan untuk memberikan papan imbauan,” tandasnya. (fan/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *