Rumah di Peterongan Jombang Digerebek, Buruh Serabutan Diciduk Polisi Saat Nyabu

  • Whatsapp
Tersangka Sodik dan barang buktinya, saat diamankan di Polsek Peterongan, Jombang.

JOMBANG, TelisikPos.com – Sebuah rumah di Dusun Kapas, Desa Dukuhklopo, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, digerebek petugas Unit Reskim Polsek Peterongan, Jumat (10/1/2020) sekitar pukul 14.00 WIB.

Sodik Muslim (29) tak bisa berkutik saat digelandang petugas, lantaran pria yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh serabutan ini diduga jadi pengedar narkoba jenis sabu-sabu dan pil dobel L.

Kapolsek Peterongan, AKP Sugianto mengatakan, penggerebekan dilakukan menyusul laporan masyarakat sekitar yang resah dengan peredaran narkoba di kawasan Desa Dukuhklopo, pada Senin 30 Desember 2019 lalu.

Polisi yang mendapat laporan, segera melakukan penyelidikan. Beberapa saat polisi menyanggong tersangka, tak membuahkan hasil. Rupanya, tersangka cukup lihai menghindari perburuan polisi.

Hingga kemudian, pada Jumat siang itu, polisi mendapat informasi keberadaan pria ini di rumahnya. Tak ingin buruannya kabur lebih lama, polisi langsung meluncur ke lokasi dan melakukan penggerebekan.

“Saat penangkapan, tersangka diduga baru saja mengonsumsi sabu-sabu. Dalam penggeledahan, petugas menemukan sebelas plastik berisi sisa sabu-sabu dan seberangkat alat hisab sabu atau bong,” kata AKP Sugianto.

Petugas juga menyita barang bukti berupa, 1 plastik klip berisi 0,29 gram sabu-sabu, 1 buah pipet kaca, 2 korek api, 2 scrop plastik.

“Selain itu, kita juga mengamankan 1 bungkus berisi 1.000 (seribu) butir pil dobel L, 5 butir pil dobel L dibungkus kertas rokok warna merah, uang tunai Rp 75 ribu, serta 1 ponsel merek Vivo warna merah,” bebernya.

Atas perbuatannya, tersangka Sodik dijebloskan ke sel tahanan Mapolsek Peterongan, guna kepentingan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

“Tersangka terancam dijerat Pasal 112 ayat (1) dan pasal 127 ayat (1) huruf (a) UU R.I No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dan Pasal 196 UU RI No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan,” pungkas Sugianto. (ans/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *