Skateboarder Probolinggo Jelang Hari Skateboard Dunia, Harapkan Fasilitas Diperbaiki

Salah satu aksi anggota Komunitas Probolinggo Cinta Skateboard, saat menggelar latihan di lapangan basket, belakang GOR Ahmad Yani, Kota Probolinggo.

PROBOLINGGO, TelisikPos.com – Sehari menjelang Hari Skateboard Dunia atau Go Skateboarding Day 2021, pada 21 Juni 2021 besok, Komunitas Probolinggo Cinta Skateboard menggelar berbagai acara.

Lokasinya di lapangan basket, belakang GOR Ahmad Yani. Mereka tidak menggunakan lapangan skateboard yang ada di sisi utaranya, karena tidak memenuhi standard dan dinilai membahayakan.

Sebab itu, para skateboarder berharap fasilitas yang tidak pernah dipakai tersebut segera diperbaiki, bahkan jika perlu jumlahnya ditambah, mengingat bibit bermunculan.

Ketua Komunitas Probolinggo Cinta Skateboard, Imron Marta Doni mengatakan, acara seperti itu digelar setiap tahun. Selain menyambut peringatan Go Skateboarding Day, tujuannya silaturahmi antar para skateboarder.

“Komitmen kita agar olahraga ekstrim ini tetap eksis, meski di sini belum ada lapangan standarnya,” ujarnya.

Komunitas yang diketuainya, menurut Imron, terbentuk tahun 2000 lalu. Dari awalnya beranggotakan belasan, kini anggotanya bertambah menjadi puluhan. Dengan bertambahnya skateboarder yang bergabung, menjadikan motivasi untuk terus berlatih dan berkiprah di sejumlah ajang perlombaan.

“Ttugas kita membimbing mereka agar terus berkembang. Karenanya kami berharap, fasilitas yang ada diperbaiki. Syukur-syukur fasilitasnya ditambah,” harapnya.

Ada beberapa kegiatan yang digelar menjelang hari Skateboard Dunia tersebut, di antaranya Long Ollie, High Ollie, Best Trick, Game of Skate, dan sejumlah kompetisi lainnya. Sedang acara yang telah diagendakan sebelumnya seperti keliling jalan protokol, tidak jadi digelar. Alasannya, karena masih pandemi Covid-19.

Acara yang digelar cukup sederhana tersebut ternyata menarik para Skateboarder baik dari Probolinggo, maupun dari Pasuruan.

Salah satu Skateboarder, Alfin Yunus, mengaku senang. Menurutnya, momen pertemuan seperti itu hendaknya ditingkatkan, karena selama ini antar Skateboarder jarang bertemu.

“Pertemuan itu untuk meningkatkan trik, dan belajar trik baru skateboard. Karena para skateboarder banyak perkembangan. Padahal sarana dan tempat latihan terbatas,” ujar remja yang biasa dipanggil Sukit ini. (mo/tp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.