Tabrakan Honda Beat Lawan Vixion di Jombang, Seorang Guru Meninggal

  • Whatsapp
Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan di jalan raya Desa Tambakrejo, Jombang, sebelum dievakuasi petugas.

JOMBANG, TelisikPos.com – Kecelakaan melibatkan dua sepeda motor, terjadi di jalan raya jurusan Jombang – Babat, tepatnya di Desa Tambakrejo, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu (11/12/2019).

Seorang pemotor diketahui bernama Maslamah (61) warga Desa Kalijaring, Kecamatan Tembelang, Jombang, dinyatakan meninggal dunia, akibat kejadian yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Informasi yang dihimpun, Maslamah merupakan guru salah satu Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) di Kabupaten Jombang.

Kanit Laka Satlantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman mengatakan, kecelakaan terujung maut tersebut, bermula korban Maslamah, mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat S 3446 YL, melaju dari arah selatan (Jombang Kota) ke utara.

Setibanya di lokasi kejadian, korban berniat menyeberang jalan. Saat itu, ia memposisikan sepeda motornya ke sisi timur atau ke jalan bagian kanan.

Di saat bersamaan, dari arah berlawanan, muncul sepeda motor Yamaha Vixion S 3644 ZO yang dikendarai Joni (53) warga Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto.

Karena jarak tak memungkinkan, tabrakan antara keduanya tidak bisa dihindari. Kedua pemotor itu pun terpental ke aspal jalan.

“Korban menyeberang ke tepi jalan sebelah timur, namun tidak memperhatikan arus lalulintas dari arah utara, sehingga terjadi kecelakaan,” kata Sulaiman.

Mendengar adanya benturan, warga sekitar langsung mendekat ke lokasi kejadian. Tak lama kemudian, petugas yang tiba di lokasi, langsung mengevakuasi kedua korban.

Namun, nasib berkata lain, korban Maslamah menghembuskan nafas terakhir saat perjalanan menuju RSUD Jombang.

Sementara Joni, pengendara Yamaha Vixion, mengalami luka parah dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Kita juga melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Untuk dua unit motor yang terlibat kecelakaan, kami bawa ke Kantor Satlantas sebagai barang bukti,” pungkas Iptu Sulaiman. (ans/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *