Tambah 12 Orang, Kumulatif 126 Kasus Positif Corona di Jombang

  • Whatsapp
Grafik jumlah kumulatif positif Corona di Kabupaten Jombang, update Jumat (12/6/2020).

JOMBANG, TelisikPos.com – Kasus terkonfirmasi positif Corona di Kabupaten Jombang, kembali meningkat tajam. Jika Kamis (11/6/2020) bertambah 11 pasien, namun Jumat (12/6/2020) ini bertambah 12 pasien. Dengan begitu, kumulatif positif Corona di Joambang menjadi 126 kasus.

Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang, penyebarannya 12 pasien ini berada di 8 kecamatan dari 21 kecamtan yang ada di Jombang. Sementara zona putih pada Jumat pukul 17.00 WIB ini bertambah menjadi 2 wilayah. Menyusul Kecamatan Bareng yang kemarin zona hijau, kini berganti zona putih. Bersama dengan Kecamatan Kudu.

Bacaan Lainnya

Secara rinci, 12 pasien terkonfirmasi positif Corona yang tersebar di delapan kecamatan itu, yakni Kecamatan Peterongan bertambah 3 orang menjadi 23 kasus, Kecamatan Sumobito tambah 1 menjadi 23 kasus.

Kecamatan Jombang tambah 2 pasien menjadi 17 kasus, Kecamatan Jogoroto tambah 2 pasien menjadi 13 kasus, Kecamatan Diwek bertambah 1 menjadi 10 kasus, Kecamatan Kesamben juga bertambah 1 pasien menjadi 6 kasus, Kecamatan Tembelang bertambah 1 pasien menjadi 5 kasus, dan terakhir Kecamatan Ngusikan bertambah 1 pasien menjadi 2 kasus.

“Hari Jumat (12/6/2020) ada penambahan 12 pasien positif Covid-19 di Jombang. Secara kumulatif, kini jumlahnya 114 kasus positif Corona,” ucap Budi Winarno, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Jombang, Budi Winarno, Jumat (12/6/2020).

Di hari yang sama, juga terdapat penambahan 2 pasien meninggal dunia, yakni berasal dari Kecamatan Sumobito, dan Ngusikan. Dengan begitu, kumulatif pasien positif Covid-19 yang meninggal berjumlah 11 orang.

Sementara dari 126 kasus positif ini, 100 orang di antaranya sedang menjalani perawatan. Yakni 61 orang di RSUD Jombang, 22 orang di RSUD Ploso, 8 orang di RSK Mojowarno, 6 menjalani isolasi mandiri, dan 3 orang di RS lainnya, di antaranya 1 orang di RS Royal Surabaya dan 2 di RSUD Wahidin SH Mojokerto.

“Untuk pasien sembuh masih tetap ada 15 orang atau 11,9 persen. Serta 11 orang meninggal dunia atau 8,7 persen,” jelasnya.

Budi Winarno menambahkan, untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Jombang sebanyak 677 orang, 649 orang dengan kondisi sehat, 3 orang meninggal, dan 28 orang masih dalam tahap pemantauan.

Kemudian, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara kumulatif sebanyak 52 orang, dari jumlah tersebut, 7 orang telah selesai pemantauan selama 14 hari, 5 orang isolasi mandiri, 10 orang meninggal dunia, 27 orang masih menjalani perawatan.

“Dari 27 PDP yang dirawat, 13 orang dirawat di RSUD Jombang, 11 di RSUD Ploso dan 3 dirawat di RSK Mojowarno,” pungkasnya. (an/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *