Tambah 3 Orang Positif Covid-19, Jumlah Akumulatif 15 Kasus di Jombang

  • Whatsapp
Peta sebaran virus Corona di Jombang, update Senin (11/5/2020).

JOMBANG, TelisikPos.com – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, bertambah tiga orang. Penambahan ini berdasarkan data update Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang, Senin (11/5/2020) pukul 16.00 WIB. Bertambahnya 3 kasus ini, total akumulatif kasus positif virus Corona di Kota Santri menjadi 15 orang.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas (Gugas) Covid-19 Kabupaten Jombang, Budi Winarno mengatakan, penambahan tiga kasus positif Covid-19 ini yakni satu perempuan asal Kecamatan Tembelang, serta dua orang yang merupakan pasangan suami istri (Pasutri) dari Kecamatan Sumobito.

“Sebelumnya dua orang yakni Pasutri ini berstatus PDP, lalu naik status terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil tes Swab. Perempuan berinisial K (40) alamat Sumobito dan laki-laki inisial MIA (43). Keduanya kini dirawat di RSUD Jombang,” ucapnya, Senin (11/5/2020).

Sementara yang berasal dari Kecamatan Tembelang yakni perempuan berinisial K, usia 51 tahun. Dikatakannya, yang bersangkutan bekerja di sebuah pertokoan di Surabaya. Namun, pasien ini dirawat di RSI Jemursari Surabaya.

Budi menjelaskan, ketiga pasien positif Covid-19 tersebut merupakan klaster baru. “Semua klaster baru,” ungkapnya.

Terpisah, Direktur RSUD Jombang, dr Pudji Umbaran, membenarkan tambahan kasus positif Covid-19 di Kota Santri. “Betul, pasien yang dirawat di RSUD Jombang adalah suami istri penjual sayur di Pasar Keputran Surabaya. Tiap hari pasutri ini Pulang Pergi (PP),” paparnya.

Pihaknya juga mengatakan, jika pasutri tersebut sebelumnya berstatus PDP dan sekitar seminggu dirawat di RSUD Jombang. “Tidak ada kontak sebelumnya. Namun, setiap hari PP Surabaya – Jombang,” terangnya.

Sekedar informasi, data yang dirilis Dinkes Jombang pada Senin (11/5/2020) pukul 16.00 WIB, jumlah akumulatif positif virus Corona mencapai 15 kasus. 2 pasien dari Kecamatan Jombang, 4 orang dari Kecamatan Diwek, 1 orang dari Peterongan, 3 orang dari Sumobito, 2 orang dari Tembelang, 2 orang dari Ploso, serta 1 orang dari Bandarkedungmulyo.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *