Tercebur ke Tambak Bersama Motornya, Pria ini Ketahuan Konsumsi Narkoba

  • Whatsapp
Tersangka kasus narkoba sabu-sabu saat diamankan di Polsek Manyar, Gresik.

GRESIK, TelisikPos.com – Apes dialami Budi Sugiantono (37) warga asal Dusun Krajan II, Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember. Gara-gara tercebur ke tambak bersama motor matiknya, dia akhirnya ketahuan mengonsumsi narkoba.

Siang itu, Sabtu 20 Februari 2021, pria tinggal di Kav Selatan 06 Gang Perintis, Dusun Sambibulu, Desa Sambisari, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo ini mengendarai sepeda motor Honda Beat Nopol L-4686-K merah, melintas di Desa Banjarsari, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Namun, dia tampak ngawur saat menggeber motornya, diduga akibat mabuk. Alhasil, ia bersama motornya terjun ke tambak desa setempat. Dia pun meminta tolong ke warga setempat.

“Tapi, minta tolongnya justru dengan kata-kata tak tak sopan. Warga pun enggan menolongnya. Dan memilih melapor ke Mapolsek,” kata Iptu Bima Sakti Pria Laksana, Kapolsek Manyar, Kamis (25/2/2021).

Petugas yang menerima laporan, bergegas ke lokasi kejadian. Setelah dievakuasi, dia kemudian dibawa polisi ke Mapolsek Manyar untuk dimintai keterangan.

“Ketika dimintai keterangan, dia menjawabnya ngelantur. Akhirnya, kami pun melakukan tes urine. Hasilnya, positif mengonsumsi narkoba,” sambungnya.

Polisi kemudian menyasar rumah Budi Sugiantono, dan menggeledahnya disaksingak ketua RT setempat. Dari penggeledahan tersebut, polisi menemukan barang bukti berupa 2 plastik klip berisi 0,31 gram bruto dan 0,26 gram bruto sabu-sabu.

“Sabu-sabu tersebut disembunyikan tersangka di dalam bungkus bekas vitamin C, dan bungkusan itu disimpan dalam lemari ruang tamu,” papar Bima Sakti Pria Laksana.

Selain itu, turut diamankan, 1 pipet kaca, 1 botol alat isap (bong) dan 1 korek api. “Dari barang bukti ini, menguatkan jika tersangka baru saja mengonsumsi sabu-sabu. Kemudian mengemudi motor dan tercebur ke tambak,” ulasnya.

Atas perbuatannya, tersangka Budi Sugiantono dijebloskan ke sel tahanan Mapolsek Manyar guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Tersangka terancam dijerat Pasal 112 jo 127 UURI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman paling sedikit empat tahun penjara,” pungkas Bima Sakti Pria Laksana. (af/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *