Tinggal Sendirian, Seorang Warga Dukuhmojo Jombang Ditemukan Tewas Membusuk

  • Whatsapp
Petugas saat melakukan olah TKP.

JOMBANG, TelisikPos.com – Dua hari tak masuk kerja karena sakit, Supriyatin (55) warga Dusun Dukuhsanan, Desa Dukuhmojo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Kamis ditemukan meninggal, Kamis (23/1/2020) sekitar pukul 10.30 WIB.

Korban yang sehari-harinya bekerja di usaha mebel milik Fatichin (42) warga Desa Janti, Kecamatan Mojoagung ini, ditemukan tewas dalam kondisi membusuk di atas kursi ruang tamu rumahnya.

Bacaan Lainnya

Tak jauh dari posisi korban, ditemukan ember plastik yang berisi bekas muntahan darah. Selain itu juga ditemukan bungkus obat suplemen.

Kapolsek Mojoagung, Kompol Paidi menjelaskan, sebelum ditemukan tewas atau pada Selasa (21/2/2020) Supriyatin sempat datang ke tempat juragannya. Dia mengeluhkan kondisi tubuhnya sakit dan sempat muntah darah.

Oleh majikannya, duda dua anak ini disarankan pijat, lalu korban pun diberi uang Rp 50 ribu. “Sejak Selasa (21/1) itu, korban tidak masuk bekerja,” katanya.

Karena sudah dua hari tak bekerja, Totok Suroto, rekan korban datang ke rumah korban untuk menjenguk korban. Namun, pintu rumah korban dalam kondisi tertutup rapat dan dia juga mencium bau busuk berasal dari dalam rumah tersebut.

Dia pun berupaya mencari korban lewat pintu belakang rumah. Kaget bukan kepalang, saat dirinya berada di ruang tamu dan melihat rekannya terlentang di atas kursi. Rekan sekerjanya itu sudah tak bernyawa, dan di sekitar tubuh korban juga terdapat ceceran darah bekas muntahan korban.

Totok lantas melaporkan kejadian itu ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Mojoagung. Tak berselang lama petugas datang. Jenazah korban tersebut dievakusi ke kamar jenazah RSUD Jombang.

“Korban tinggal sendiri di rumah tersebut. Korban diperkirakan sudah meninggal sejak dua hari.

Keluarga korban menyadari bahwa korban meninggal karena sakit. Pihak keluarga juga membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi,” pungkas Paidi. (fan/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *