Transaksi Pil Dobel L di Desa Mayangan Jombang, Dua Pemuda Dibekuk Polisi

  • Whatsapp
Kedua tersangka dan barang bukti, saat diamankan di Polsek Jogoroto, Jombang.

JOMBANG, TelisikPos.com – Nekat jadi pengedar narkoba jenis pil dobel L, dua pemuda di Jombang dibekuk petugas Unit Reskrim Polsek Jogoroto, Jombang. Keduanya diringkus pada pada Rabu (15/1/2020) malam berjarak hanya beberapa jam.

Keduanya yakni Sony Hendrawan alias Sonet (19) seorang sopir asal Dusun Dusun/Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, dan Rosyid Rohmatulloh alias Tocek (18) pengangguran asal Sawahan Kota Surabaya yang tinggal di Dusun/Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Jombang.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Jogoroto, AKP Bambang Setyo mengatakan, penangkapan kedua pemuda tersebut bermula dari laporan masyarakat yang resah adanya peredaran narkoba jenis pil koplo. Polisi yang melakukan penyelidikan mendapati gelagat mencurigakan dua muda-mudi di Dusun Tugurejo, Desa Mayangam Jogoroto, pada Rabu (15/1) sekitar pukul 22.00 WIB.

“Tersangka langsung kami ringkus, saat hendak transaksi dengan perempuan tersebut. Dari penangkapan itu, kami juga mengamankan 15 butir pil dobel L dan 1 ponsel Xiomi warga silver sebagai barang bukti,” kata AKP Bambang, Sabtu (18/1/2020).

Saat dilakukan pengembangan, polisi mendapati riwayat percakapan pada ponsel milik Sony, berkaitan dengan peredaran butiran terlarang tersebut. Setelah introgasi dilakukan, petugas langsung menuju rumah Rosyid alias Tocek di Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, dan berhasil meringkusnya.

Dari tersangka Rosyid, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 bungkus blastik berisi 450 pil dobel L, dan 10 butir pil dobel L dibungkus grejeng rokok siap edar. Satu ponsel Xiomi warna biru, dan uang tunai Rp 100 ribu.

Atas perbuatannya, kata Bambang Setyo, kedua pemuda tersebut kini dijeblokaskan ke sel tahanan Polsek Jogoroto guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Kedua tersangka dijerat Pasal 196 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Kita juga masih melakukan pengembangan guna membongkar jaringan yang berkaitan dengan kedua tersangka,” pungkas Bambang Setyo. (ans/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *