Ulah Residivis ini Bikin Geregetan, Ngaku Polisi Lalu Rampas HP dan Uang Korbannya

  • Whatsapp
Tersangka saat dirilis petugas di Polres Blitar Kota.

BLITAR, TelisikPos.com – Aksinya merampas handphone dan barang berharga milik tiga korban, mengantarkan Muhammad Nizam (37) warga Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, meringkuk ke sel tahanan Polsek Kepanjen Kidul, Kota Blitar.

Ia dibekuk unit Reskrim Polsek setempat, setelah pata korban melaporkan kejadian yang menimpanya ke polisi. Dalam melancarkan aksinya itu, pria ini ternyata mengaku sebagai polisi.

Bacaan Lainnya

“Saya melihat ada tiga orang di tengah sawah. Lalu saya datangi dan tanya sedang apa. Saya belum mengaku polisi, lalu saya ambil handphone dan mencabut kunci sepeda motor. Terus saya bawa ke pos yang agak terang,” kata Nizam, Rabu (23/10/2019).

Dengan bergaya ala polisi, Nizam juga menggeledah para korban. Dompet berisi uang Rp 350 ribu, juga dibawa oleh pelaku.

Para korban kemudian diminta untuk datang ke pos dekat Lapangan Mareno, Kelurahan Bendo, Kota Blitar. “Pas di pos itu, kemudian saya pergi (kabur),” ujar Nizam.

Ketiga korban, baru menyadari jika dirinya tertipu setelah pelaku tidak kembali ke pos. Korban pun kemudian melapor ke Polsek Kepanjen Kidul.

Nizam juga mengaku, jika dirinya pernah masuk penjara atas kasus yang sama di Madiun dan divonis tujuh tahun penjara. Modus merampas ponsel dengan mengaku sebagai polisi, sudah pernah dia jalani, setidaknya tiga kali.

“Dua kali (merampas). Yang ketiga pas ditangkap. Dulu pas SMP saya pingin jadi polisi. Tapi dulu,” terangnya.

Wakapolres Blitar Kota, Kompol Nur Halim menyebut, pihaknya mengidentifikasi posisi pelaku dari nomor ponsel korban. Polisi lalu meringkus pelaku yang bersembunyi di Kanigoro.

“Pelaku dijerat dengan Pasal 378 dan 362 KUHP dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara,” pungkas Nur Halim. (jan/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *