Untuk Nafkahi Dua Istri, Pria asal Jombang Nekat Curi Tas di Supermarket Sidoarjo

  • Whatsapp
Tersangka saat menjalani pemeriksaan di Polsek Wonoayu, Sidoarjo.

SIDOARJO, TelisikPos.com – Nekat mencuri tas punggung di sebuah minimarket berlokasi di Desa Jimbaran Kulo, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, Sudarmoko (34) warga asal jalan KH Mimbar Gg 6, Jombang, harus berurusan dengan pihak berwajib.

Kapolsek Wonoayu AKP Anak Agung Gede Putra Wisnawa mengatakan, penangkapan tersangka berdasarkan laporan Mesran (62), warga asal Desa Putat Jaya, Sawahan, Surabaya. Tas miliknya berisi uang dan surat berharga, raib.

Bacaan Lainnya

Kejadian ini, terang Anak Agung, saat itu korban datang ke minimarket di Desa Jimbaran Kulon untuk mengambil tagihan penjualan barang.

Sambil mendata stok barang yang diorder supermarket tersebut, korban meletakkan tas punggungnya di atas tumpukan kardus.

Setelah korban sibuk menghitung barang, korban kembali untuk mengambil tas punggung berwarna hitam miliknya. Namun, dia mendadak terkejut karena tas miliknya sudah tidak berada di tempat semula.

Panik dengan yang dialaminya, korban pun diperlihatkan rekaman kamera penintai atau CCTV yang terpasang di supermarket.

Setelah itu, korban pun melapor ke polisi. Berbekal laporan itulah, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus tersangka.

“Salah satu petunjuknya adalah rekaman kamera CCTV yang ada di minimarket,” kata Anak Agung, Jumat (7/12/2019).

Dikatakan Anak Agung, rupanya tersangka yang memiliki dua istri ini dikenali karyawan minimarket. Dia merupakan mantan sales yang kerap diorder supermarket itu.

Dalam rekaman kamera pengintai, tersangka tampak mengambil tas milik korban sebelum meninggalkan minimarket.

Selain tersangka, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti yakni tas korban berisi uang tunai Rp 4 juta dan sejumlah surat berharga, seperti KTP, ATM, SIM, hingga nota tagihan pelanggan.

Di hadapan penyidik, tersangka mengaku sudah dua kali menjalankan aksi mencurinya. Yakni di Wonoayu dan Kecamatan Candi. Tersangka mengaku nekat mencuri, karena terlilit hutang sebesar Rp 6 juta, serta untuk menafkahi dua istri dan tiga anaknya.

“Tersangka dijerat Pasal 362 KUHP, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” pungkasnya. (fan/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *