Warga Sidowungu Gresik Gelar Sedekah Bumi, Upaya Lestarikan Warisan Leluhur

  • Whatsapp
Prosesi tasyarkuran dan sedekah bumi Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Minggu (5/9/2021).

GRESIK, TelisikPos.com – Warga Dusun/ Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menggelar tasyakuran sedekah bumi, Minggu (5/9/2021). Selain doa bersama, tasyakuran ini dilengkapi tumpeng raksasa.

Kepala Desa (Kades) Sidowungu, M Sukoiri mengatakan, sedekah bumi ini merupakan wujud syukur warga setempat dalam memperingati hari lahir Dusun Sidowungu. Minimal, warga masih bisa mengingat dan mendoakan para pendahulu dusun setempat. Terlebih, bisa meneladaninya.

Tasyakuran ini, lanjut M Sukoiri, selain berdoa untuk keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan warga setempat, juga bertujuan agar masyarakat Sidowungu hidup rukun dan senantiasa saling menghormati antar sesama.

“Ini juga bentuk rasa terimakasih warga pada sesepuh dusun dan desa yang hingga kini masih ikut menjaga kelangsungan hidup warga,” ujar M Sukoiri.

Pihaknya berharap, tradisi sedekah bumi ini terus dilakukan. Agar budaya adiluhung dari leluhur tetap lestari dan tidak musnah begitu saja.

“Kalau tidak dimulai dari yang tua-tua, anak muda zaman sekarang tidak lagi memikirkan melestarikan warisan budaya leluhur. Karenanya, kita mengingatkan dengan memberikan contoh pada regenerasi kita, untuk terus berpartisipasi melestarikan budaya ini,” paparnya.

Selain itu, dalam kesempatan ini, M Sukoiri juga berpamitan pada warga, Sebab, kurang lima hari lagi pihaknya purna tugas dari jabatan Kepala Desa.

“Saya ucapkan terimakasih kepada masyarakat Sidowungu, atas dukungan dan supportnya. Kami juga minta maaf kepada panjenengan semua, bila selama menjabat, ada tutur kata dan perilaku yang kurang berkenan,” tuturnya.

Pihaknya juga menandaskan akan mendukung program-program yang dicanangkan Kepala Desa (Kades) definitif selanjutnya. “Kami harap bisa melanjutkan program yang telah dibahas melalui Musdes,” pesannya.

Sedekah bumi ini diakhiri dengan berebut tumpeng raksasa yang dipersembahkan warga Desa setempat. (irw/tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *